KompasReal.id, Peristiwa tak terpuji terjadi di SMAN 1 Purwakarta ketika seorang guru PKN, Syamsiah, menjadi bahan ejekan sejumlah siswanya. Aksi tersebut terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial, memperlihatkan siswa menjulurkan lidah hingga mengacungkan jari tengah di dalam kelas.
Insiden itu dipicu karena para siswa merasa kesal atas perubahan jadwal presentasi. Namun situasi tersebut berubah menjadi sorotan publik setelah video tersebar luas, memicu beragam reaksi dari masyarakat yang prihatin terhadap sikap tidak sopan terhadap tenaga pendidik.
Menanggapi kejadian tersebut, Syamsiah menunjukkan sikap penuh kebijaksanaan. Ia mengaku telah memaafkan para siswa yang terlibat dan memilih tidak membawa masalah itu ke ranah hukum. Menurutnya, peran seorang guru adalah membimbing dan mendidik, bukan menghukum.
Syamsiah juga mengungkapkan bahwa para siswa telah menyadari kesalahannya dan menangis sebagai bentuk penyesalan. Ia percaya bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik, dan kenakalan remaja bukanlah sesuatu yang bersifat permanen.
Meski sempat merasa sedih, guru yang telah mengabdi sejak 2003 ini tetap berkomitmen menanamkan nilai adab dan pendidikan karakter kepada siswanya. Ia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama untuk memperkuat moral generasi muda di lingkungan sekolah.
Penulis : Kr03
Editor : Emas












