Sungai Rantopuran Keruh, MPC PP Madina Siap Telusuri Dugaan Penyebab di Hulu

Redaksi

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Mandailing Natal — Keruhnya air Sungai Rantopuran yang melintasi wilayah Gunung Tua Raya dan sejumlah desa di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, menjadi perhatian serius Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Madina.

 

Sebelumnya, warga Gunung Tua melaporkan kondisi Sungai Rantopuran yang belakangan tampak keruh dan bercampur tanah kepada Pemuda Pancasila. Minimnya respons dari pihak yang dianggap berwenang membuat masyarakat berharap ada tindakan nyata dari organisasi tersebut.

 

Sekretaris MPC PP Madina, Panri, membenarkan pihaknya telah menerima laporan warga terkait kondisi sungai tersebut, Jumat (8/5/2026).

 

“Benar, kami menerima laporan masyarakat mengenai keruhnya Sungai Rantopuran. Dalam waktu dekat, MPC PP Madina akan turun langsung menelusuri hingga ke hulu sungai guna memastikan penyebab kondisi itu,” ujar Panri kepada media.

 

Ia menjelaskan, Sungai Rantopuran merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat di sejumlah desa yang berada di wilayah hilir. Warga masih memanfaatkan sungai tersebut untuk kebutuhan mandi, cuci, kakus (MCK), hingga sumber air minum.

 

Adapun desa-desa yang bergantung pada aliran sungai tersebut antara lain Desa Sopo Baru, kawasan Gunung Tua Raya yang meliputi Gunung Tua Julu, Gunung Tua Tonga, Gunung Tua Jae, Gunung Tua Lumban Pasir, Gunung Tua Penggorengan, Desa Iparbondar, Manyabar, Manyabar Jae, Saba Jambu, Pagaran Tonga, hingga Gunung Manaon.

 

Panri menegaskan, sebagai organisasi masyarakat, Pemuda Pancasila memiliki tanggung jawab untuk mengayomi serta menindaklanjuti aspirasi dan keluhan masyarakat.

 

“Kami akan segera turun ke lapangan untuk mengecek langsung kondisi sungai dari hulu hingga hilir. Jika nantinya ditemukan adanya dugaan aktivitas manusia yang menjadi penyebab sungai keruh, maka kami akan melaporkannya kepada pihak terkait,” tegasnya. (KR11).

Penulis : Kr03

Editor : Emas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Hardiknas 2026, Lomba Mewarnai di Kotanopan Edukasi Anak Jauhi Game Berlebihan dan Konten Negatif
Bupati Madina Terima 14 Sertifikat Elektronik Aset Daerah dari BPN
Krisis Air Bersih di Gunung Tua Raya Kian Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak
Didominasi Kasus Narkoba, Rokok Ilegal Ikut Dimusnahkan dalam Kegiatan Kejari Madina
Momen Menyentuh di Depan DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis Borong Gula Kapas, Minta Dibagikan Gratis ke Anak-anak
Wabup Atika Azmi Tinjau Langsung Kebakaran Lumban Pinasa, Pastikan Bantuan Pemkab Madina Tersalurkan Cepat
Saipullah Lantik Pengurus IKANAS Sumut Periode 2025-2030, Gubsu Sampaikan Pesan Penting
Hardiknas 2026 di Sinunukan Jadi Momentum Evaluasi Mutu Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:49 WIB

Sungai Rantopuran Keruh, MPC PP Madina Siap Telusuri Dugaan Penyebab di Hulu

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Peringati Hardiknas 2026, Lomba Mewarnai di Kotanopan Edukasi Anak Jauhi Game Berlebihan dan Konten Negatif

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:24 WIB

Bupati Madina Terima 14 Sertifikat Elektronik Aset Daerah dari BPN

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:34 WIB

Krisis Air Bersih di Gunung Tua Raya Kian Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:58 WIB

Didominasi Kasus Narkoba, Rokok Ilegal Ikut Dimusnahkan dalam Kegiatan Kejari Madina

Berita Terbaru