KompasReal.id, Gunungsitoli – Gubernur Sumatera Utara mengajak Duta Besar Prancis untuk Indonesia dan Timor Leste, Fabien Penone, mengunjungi Situs Megalit Tetegowo di Kepulauan Nias. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Nias yang telah diwariskan sejak ribuan tahun lalu.
Situs Megalit Tetegowo merupakan salah satu peninggalan bersejarah yang menjadi saksi tingginya peradaban masyarakat Nias pada masa lampau. Deretan batu-batu megalit di kawasan ini tidak hanya memiliki nilai arkeologis, tetapi juga mencerminkan kearifan lokal, semangat keberanian, tradisi musyawarah, serta identitas budaya yang masih terjaga hingga kini.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa Tetegowo bukan sekadar museum yang menyimpan benda-benda kuno, melainkan warisan budaya yang masih hidup dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Nias. Karena itu, situs tersebut harus terus dijaga, dirawat, dan dilestarikan agar tetap menjadi kebanggaan generasi sekarang maupun mendatang.
Gubernur juga berdiskusi dengan Duta Besar Prancis Fabien Penone mengenai berbagai peluang kerja sama untuk mengembangkan pariwisata berbasis sejarah dan budaya di Kepulauan Nias. Menurutnya, potensi besar yang dimiliki Nias layak diperkenalkan lebih luas ke tingkat nasional maupun internasional.
Melalui kunjungan ini, diharapkan semakin banyak perhatian terhadap pelestarian Situs Megalit Tetegowo sebagai salah satu aset budaya Indonesia. Selain memperkuat identitas masyarakat Nias, pengembangan wisata sejarah juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Penulis : Kr03
Editor : Emas











