Aktivis LMPI Madina Todung Mulya Lubis Apresiasi Kapolri, Minta Penanganan Kasus Kematian Anak di Bawah Umur Transparan

Penulis

- Editor

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompasreal.id. Mandailing Natal – Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Todung Mulya Lubis, mengapresiasi komitmen Kapolri dalam mendorong pelayanan kepolisian yang sederhana, cepat, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Todung juga berharap jajaran kepolisian, khususnya di wilayah hukum Kabupaten Mandailing Natal, benar-benar menerapkan proses hukum secara profesional, objektif, dan berkeadilan dalam menangani sejumlah kasus kematian yang melibatkan anak di bawah umur dan menjadi perhatian publik.

Pernyataan tersebut disampaikan Todung Mulya Lubis saat ditemui di salah satu kedai kopi di Simpang Kantor Camat Siabu, Minggu (4/10/2026).

Menurut Todung, penanganan perkara yang menyangkut keselamatan dan kematian anak harus dilakukan secara serius, transparan, serta berdasarkan fakta dan bukti hukum. Ia menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan kepastian hukum, bukan sekadar pernyataan atau janji.

“Saya mengapresiasi komitmen Kapolri yang menginginkan Polri hadir untuk melayani masyarakat dengan baik. Kami berharap komitmen tersebut benar-benar diterapkan oleh seluruh jajaran kepolisian, terutama dalam menangani kasus-kasus yang menyangkut anak di bawah umur di wilayah Siabu dan Bukit Malintang. Proses hukum harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, profesional, transparan, dan tidak tebang pilih,” ujar Todung.

Ia menilai, kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian sangat ditentukan oleh keseriusan aparat dalam mengungkap perkara, memberikan perlindungan kepada masyarakat, serta menyampaikan perkembangan penanganan kasus secara proporsional sesuai ketentuan hukum.

Todung juga menyoroti sejumlah peristiwa kematian yang menjadi perhatian masyarakat, di antaranya kasus NH (16), mantan siswi SMP Negeri 3 Siabu, yang ditemukan meninggal dunia di kawasan perkebunan Desa Sarakmatua, serta kasus kematian balita berusia empat tahun di Kecamatan Siabu.

Selain itu, perhatian masyarakat juga tertuju pada meninggalnya NAL, siswi kelas II sekolah dasar yang ditemukan meninggal dunia di belakang rumahnya di wilayah Kecamatan Bukit Malintang pada Kamis (1/10/2026).

Baca Juga :  Tanggapan Ketua Adpednas Madina, Nis’ad Siddik, Terkait Tuduhan Keterlibatan dalam Praktik Tambang Ilegal di Siborok

Menurutnya, setiap kasus tersebut harus ditangani berdasarkan fakta dan hasil penyelidikan masing-masing. Aparat penegak hukum perlu memastikan penyebab kematian serta mengungkap ada atau tidaknya unsur tindak pidana berdasarkan alat bukti yang sah.

“Kami berharap kepolisian menelusuri setiap perkara dengan cermat dan tuntas. Apabila ditemukan unsur pidana, proses hukum harus dilanjutkan sesuai aturan yang berlaku. Jangan sampai masyarakat merasa hukum hanya tajam ke bawah, tetapi tumpul ke atas. Semua orang harus diperlakukan sama di hadapan hukum,” tegasnya.

Lebih lanjut, Todung menyampaikan bahwa penegakan hukum yang adil bukan hanya tentang penindakan terhadap pelaku yang terbukti bersalah, tetapi juga mengenai pemenuhan hak korban, perlindungan keluarga korban, dan pemberian informasi yang jelas kepada masyarakat.

Ia juga mengapresiasi jajaran kepolisian yang berupaya menelusuri setiap perkara dan berharap koordinasi antara Polsek Siabu dan Polres Mandailing Natal terus diperkuat dalam menangani kasus-kasus yang menjadi perhatian publik.

Todung menambahkan, semangat pelayanan kepolisian yang mengutamakan kecepatan, keterbukaan, dan kepentingan masyarakat harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Masyarakat yang melaporkan suatu peristiwa harus memperoleh pelayanan yang baik tanpa dipersulit dan tanpa harus menunggu kasus tersebut viral di media sosial.

“Kami mengapresiasi Kapolri yang mendorong Polri agar semakin dekat dengan masyarakat. Harapan kami, seluruh anggota kepolisian menjalankan tugas dengan baik, melayani masyarakat secara humanis, serta menegakkan hukum secara adil dan tidak pandang bulu. Hukum jangan tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Kepercayaan masyarakat harus dijawab dengan kinerja nyata,” tutup Todung.

Ia berharap pengungkapan berbagai kasus tersebut dapat memberikan kepastian hukum kepada keluarga korban sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, khususnya di Kabupaten Mandailing Natal. (KR11)

Penulis : KR11

Editor : Paruhum

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BBGTK Sumut Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana bagi Guru di Madina
Kadisdik Madina Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Siswi SD di Malintang dan Minta Polisi Dalami Penyebab Kematian
Camat Siabu Hadiri Syukuran Panen di Tangga Bosi, Dua Ekor Lembu Disembelih dan Anak Yatim Disantuni
Polsek Siabu Amankan Pelaku Penikaman Anggota DPRD Madina Kurang dari Satu Jam Usai Kejadian
Anggota DPRD Madina Binsar Nasution Diduga Ditikam Warga Saat Melayat di Desa Pintu Padang Julu
Reses III di Pintu Padang Julu, Binsar Nasution Serap Aspirasi Warga dan Santuni 22 Anak Yatim
Kepala Sekolah dan Guru Kelas II Berikan Keterangan Terkait Siswi 8 Tahun yang Meninggal di Madina
Advokat Muhammad Soleh Pohan Soroti Dugaan Pelanggaran Disiplin Oknum Guru PPPK di Madina
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Aktivis LMPI Madina Todung Mulya Lubis Apresiasi Kapolri, Minta Penanganan Kasus Kematian Anak di Bawah Umur Transparan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:41 WIB

BBGTK Sumut Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana bagi Guru di Madina

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Kadisdik Madina Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Siswi SD di Malintang dan Minta Polisi Dalami Penyebab Kematian

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Camat Siabu Hadiri Syukuran Panen di Tangga Bosi, Dua Ekor Lembu Disembelih dan Anak Yatim Disantuni

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Polsek Siabu Amankan Pelaku Penikaman Anggota DPRD Madina Kurang dari Satu Jam Usai Kejadian

Berita Terbaru

Mandailing natal

BBGTK Sumut Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana bagi Guru di Madina

Minggu, 4 Okt 2026 - 21:41 WIB