Rakor Lintas Sektoral Pastikan Lebaran Aman di Padangsidimpuan

Redaksi

- Penulis

Rabu, 19 Maret 2025 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:  Peserta Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Toba 2025 di Polres Padangsidimpuan.

i

Keterangan Foto: Peserta Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Toba 2025 di Polres Padangsidimpuan.

Padangsidimpuan, KompasReal. com – Polres Padangsidimpuan menggelar rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral dalam rangka Operasi Ketupat Toba 2025 di Aula Pratidina, Selasa,18 Maret 2025, 16.00 WIB. Rapat yang semula dijadwalkan pukul 10.00 WIB mengalami penundaan karena arahan Kapolri melalui zoom meeting. Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan permohonan maaf atas perubahan jadwal tersebut.

Rakor ini dihadiri berbagai instansi terkait untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran. Kapolres menekankan pentingnya Rakor ini mengingat potensi kerawanan Kamtibmas yang meningkat selama arus mudik di Padangsidimpuan, yang selama ini dikenal ramai dikunjungi pemudik.

“Berdasarkan histori Kota Padangsidimpuan, pada saat perayaan Idul Fitri, banyak masyarakat yang mudik ke sini, dan banyak potensi kerawanan kamtibmas yang terjadi. Dengan adanya Rakor Lintas Sektoral Ops Ketupat 2025 ini, tentunya kerjasama antar instansi/lembaga akan lebih siap menghadapi rangkaian Idul Fitri di Padangsidimpuan,” ungkap AKBP Dr. Wira Prayatna.

Operasi Ketupat Toba 2025 akan dilaksanakan mulai 26 Maret hingga 8 April 2025. Polres Padangsidimpuan telah berkolaborasi dengan Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan untuk perbaikan jalan dan pemasangan rambu-rambu guna mewujudkan Kamseltibcarlantas.

“Upaya-upaya sudah kita lakukan bersama Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan dalam rangka penambalan jalan yang berlubang, pemasangan himbauan yang tujuannya mewujudkan Kamseltibcarlantas di Padangsidimpuan,” tambah Kapolres. Sebagai bagian dari strategi pengamanan, direncanakan pendirian dua Pos PAM dan tiga Pos Yan di Kota Padangsidimpuan.

Wakil Walikota Padangsidimpuan, H. Harry Pahlevi Harahap, menyatakan dukungan penuh Pemkot Padangsidimpuan terhadap Operasi Ketupat Toba 2025 dan menjamin kesiapan pelayanan kesehatan 24 jam.

“Pada saat pelaksanaan rapat ini agar kita serius untuk lancarnya kegiatan kita pada pelaksanaan Ops Ketupat 2025 ini. Kami dari Pemerintah Kota Padangsidimpuan mendukung sepenuhnya Operasi Ketupat Toba 2025,” tegas H. Harry Pahlevi Harahap.

Baca Juga :  Tor Simarsayang Sidimpuan : Surga Tersembunyi atau Neraka Terlupakan?

Rakor juga diisi paparan dari Kabag Ops Polres Padangsidimpuan tentang kesiapan Operasi Ketupat 2025, dan paparan Kadishub mengenai kesiapan angkutan mudik. Kapolres menekankan pentingnya kesiapan perlengkapan di Pos PAM dan Pos Yan, serta kepatuhan terhadap SOP.

“Terkait perlengkapan Pos PAM dan Pos Yan, kami harapkan sudah disiapkan oleh instansi masing-masing. Pedomani SOP saat pelaksanaan kegiatan di Pos PAM dan Pos Yan,” tegas AKBP Dr. Wira Prayatna. Beliau juga meminta data personel dari instansi terkait kepada Bag Ops Polres Padangsidimpuan.

Rakor melibatkan PJU Polres Padangsidimpuan, perwakilan Danyon 123 Rw, Danyon C Brimob, Danramil Kota, OPD Pemkot Padangsidimpuan, Camat se-Kota Padangsidimpuan, Kasubsi Keamanan, perwakilan pemilik SPBU, perwakilan Ketua MUI, perwakilan PLN, perwakilan Bulog, perwakilan Ketua KNPI, dan perwakilan Kwarcab Pramuka.

Kerjasama antar instansi menjadi kunci keberhasilan Operasi Ketupat Toba 2025. Polres Padangsidimpuan berharap Rakor ini meminimalisir gangguan Kamtibmas dan memastikan kelancaran arus mudik Lebaran.

Dengan persiapan matang dan kerjasama yang baik, diharapkan masyarakat Padangsidimpuan dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman. Kapolres berharap Operasi Ketupat Toba 2025 berjalan sukses dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu
Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik
Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng
Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”
Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi, Jangan Jadi Korban!
Bule Asing di Bali Viral,
Hakim Tipikor Vonis Berat Terdakwa Korupsi Migas, Negara Rugi Triliunan Rupiah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:48 WIB

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:40 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:02 WIB

Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:58 WIB

Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:26 WIB

Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB