Enam Terduga Korupsi Proyek Jalan di Sumut Diperiksa Intensif di KPK, Isu Penangkapan Pejabat Tapsel Dibantah

Redaksi

- Penulis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:
Enam terduga kasus korupsi proyek jalan tiba di Gedung KPK untuk pemeriksaan intensif

i

Keterangan Foto: Enam terduga kasus korupsi proyek jalan tiba di Gedung KPK untuk pemeriksaan intensif

Jakarta, KompasReal.com – Enam orang yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Mandailing Natal, Sumatera Utara, tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Jumat malam (27/6/2025). Mereka diduga terlibat dalam kasus korupsi proyek pembangunan dan preservasi jalan di lingkungan Kementerian PUPR, khususnya di bawah Satker PJN Wilayah I Sumatera Utara.

Kedatangan keenam terduga disertai pengawalan ketat petugas KPK. Mereka langsung dibawa masuk melalui pintu belakang Gedung Merah Putih tanpa memberikan komentar kepada awak media.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa pemeriksaan awal tengah berlangsung untuk mendalami peran masing-masing dalam dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

“Malam ini keenam orang yang diamankan sudah tiba di Gedung KPK Merah Putih. Pemeriksaan sedang berlangsung untuk menentukan status hukum mereka,” ujar Budi.

KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam sejak penangkapan untuk menetapkan status hukum para pihak yang diamankan. Jika bukti cukup, mereka akan ditetapkan sebagai tersangka dan diumumkan secara resmi dalam konferensi pers.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai barang bukti yang diamankan, termasuk uang tunai, dokumen proyek, maupun bukti transaksi lain.

KPK menegaskan akan memberikan informasi lebih lanjut setelah pemeriksaan awal selesai.

Terpisah, maraknya isu penangkapan pejabat dan mantan pejabat Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dalam operasi senyap KPK di Medan dipastikan tidak benar dan merupakan hoaks.

Ketua DPRD Tapsel Rahmat Nasution dan mantan Bupati Tapsel Syahrul M. Pasaribu yang termasuk di isukan secara terpisah menegaskan bahwa mereka masih menjalani aktivitas normal dan bersama keluarga.

“Alhamdulillah hari ini masih menjalani kegiatan sehari-hari, termasuk bersama keluarga,” kata Rahmat Nasution dan Syahrul Pasaribu kepada wartawan, Jumat malam.

Baca Juga :  DPRD Tapanuli Selatan Ucapkan Selamat Kepada Bupati Terpilih BAGUSI

Keduanya juga menanggapi santai kabar hoaks yang mengaitkan mereka dengan operasi KPK, termasuk isu penangkapan bersama pimpinan PT. DNG yang salah satu diduga tempat aktifitasnya disegel KPK.

Rahmat Nasution menyatakan, “Untuk apa klarifikasi atau bantah sana sini. Saya masih di sini, dan jika ingin ngopi, saya tunggu di tempat biasa.”

Syahrul Pasaribu menambahkan, “Saya mau tanya. Jika seseorang terjaring KPK, apa boleh mengangkat telepon? Setau saya tidak boleh. Tetapi saat ini dan tadi, saya masih menjawab banyak panggilan telepon.”

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan konfirmasi sebelum mempercayai sebuah informasi agar tidak terjebak hoaks.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Yonif 643/WNS Gagalkan Peredaran Ganja di Perbatasan Papua, 3 Pelaku Diamankan Termasuk WNA
Pemerintah Resmi Batasi Akses Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal
Progres Jembatan Bailey Kodam IM Capai 53,4 Persen, 39 Unit Sudah Bermanfaat Bagi Masyarakat Aceh
Bersama Meriahkan Paskah, Satgas Yonif 123/Rajawali Gelar Lomba Tarik Tambang di Mappi
Prabowo Tegaskan Program MBG Tetap Berjalan di Tengah Efisiensi Anggaran
Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Meningkat, Puncak Diprediksi Akhir Maret
Brigjen Pol. Jermias Rontini Resmi Jabat Kapolda Papua Tengah, Putra Asli Papua yang Pecahkan Rekor
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:08 WIB

Satgas Yonif 643/WNS Gagalkan Peredaran Ganja di Perbatasan Papua, 3 Pelaku Diamankan Termasuk WNA

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:30 WIB

Pemerintah Resmi Batasi Akses Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:56 WIB

Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal

Senin, 23 Maret 2026 - 21:33 WIB

Progres Jembatan Bailey Kodam IM Capai 53,4 Persen, 39 Unit Sudah Bermanfaat Bagi Masyarakat Aceh

Senin, 23 Maret 2026 - 13:25 WIB

Bersama Meriahkan Paskah, Satgas Yonif 123/Rajawali Gelar Lomba Tarik Tambang di Mappi

Berita Terbaru