Demonstran Bakar Base Camp dan Usir Alat Berat Milik PT Gruti di Dairi

Redaksi

- Penulis

Sabtu, 13 September 2025 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Dairi – Tiga hari berturut-turut setelah aksi protes warga terhadap keberadaan perusahaan di Kabupaten Dairi, akhirnya memuncak hingga berbuntut aksi pembakaran sejumlah bangunan dan sejumlah prasarana milik perusahaan.

Ratusan massa melakukan aksi demonstrasi besar-besaran hingga berujung pembakaran seluruh basecamp dan sarana-prasarana milik PT Gunung Raya Utama Timber Industries (Gruti) di wilayah Tele II, Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, pada Jumat (12/9/2025).

Menurut informasi dari sumber di lapangan, massa membakar seluruh basecamp tempat tinggal karyawan, ratusan kubik kayu gelondongan, fasilitas pembibitan kopi, termasuk ratusan ribu bibit, serta sarana dan prasarana pendukung operasional lainnya.

Tidak hanya itu, sekitar belasan unit alat berat jenis ekskavator juga dipaksa keluar dari lokasi. Alat-alat tersebut dirolling sejauh 10 kilometer oleh massa dari kawasan perusahaan.

Aksi massa ini mendapat pengawalan ketat dari sekitar 200 personel kepolisian, dipimpin langsung oleh Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan.

Dalam orasinya, Pangihutan Sijabat, selaku perwakilan massa, menyampaikan tuntutan utama yakni penutupan PT Gruti yang mereka nilai telah merusak lingkungan serta menyebabkan penurunan debit air yang berdampak langsung ke warga sekitar.

Sekitar pukul 17.00 WIB, massa akhirnya membubarkan diri dan meninggalkan lokasi. Dan pihak kepolisian tampak telah memasang garis polisi (police line) di seluruh area yang terbakar.

Nah, menanggapi peristiwa tersebut, Keri Sinaga, penanggung jawab PT Gruti Wilayah Tele II, menyampaikan melalui pesan WhatsApp bahwa kehadiran massa menyebabkan ratusan karyawan ketakutan dan menyelamatkan diri.

“Ini kriminal murni. Mereka bertindak brutal, semena-mena, merusak investasi dan membahayakan keselamatan karyawan. Kami minta pihak kepolisian mengusut tuntas aksi anarkis ini,” tegas Keri. (KR/Mis)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramadan Berbagi: IPK Eks Barteng dan Polsek Barumun Tengah Sebarkan 300 Paket Takjil ke Pengguna Jalan
Kadis Perhubungan Padangsidimpuan Jadi Tersangka Korupsi Parkir, Diduga Serap Rp432,4 Juta Dana Retribusi
Apresiasi untuk Penertiban PETI Madina, GAPERTA Dorong Tindaklanjuti ke Angkola Selatan
Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, tetap mempertahankan Surat Edaran
Wali Kota Medan Terbitkan Surat Edaran Penataan Penjualan Daging Non-Halal, Bukan Larangan Total
Aksi Protes Warga Tak Digubris, Truk Bermuatan Pasir Terperosok di Jalan Negeri Lama
MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN
Salat Tarawih Pertama, Bupati Madina Mengajak Masyarakat Tingkatkan Ibadah Selama Ramadhan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 19:09 WIB

Ramadan Berbagi: IPK Eks Barteng dan Polsek Barumun Tengah Sebarkan 300 Paket Takjil ke Pengguna Jalan

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:26 WIB

Kadis Perhubungan Padangsidimpuan Jadi Tersangka Korupsi Parkir, Diduga Serap Rp432,4 Juta Dana Retribusi

Kamis, 5 Maret 2026 - 06:28 WIB

Apresiasi untuk Penertiban PETI Madina, GAPERTA Dorong Tindaklanjuti ke Angkola Selatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:48 WIB

Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, tetap mempertahankan Surat Edaran

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:43 WIB

Wali Kota Medan Terbitkan Surat Edaran Penataan Penjualan Daging Non-Halal, Bukan Larangan Total

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB