Dugaan Perselingkuhan Oknum Kepala Sekolah Mencuat, Dinas Pendidikan Tapsel Diminta Bertindak  

Redaksi

- Penulis

Jumat, 26 September 2025 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.comTapanuli Selatan – Sebuah surat keberatan yang dilayangkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mengungkap dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang oknum kepala sekolah berinisial NS dengan seorang pria beristri berinisial RSH.

Surat tersebut diajukan oleh istri RSH berinisial LS pada Selasa (23/9/2025), yang mengungkapkan kekecewaannya atas dugaan perselingkuhan yang telah berlangsung sejak belasan tahun belakangan ini.

Dalam suratnya, ibu dari empat anak ini menyatakan bahwa oknum guru PNS yang menjabat sebagai pelaksana tugas kepala sekolah di salah satu SD Negeri Panompuan Julu, diduga menjalin hubungan terlarang dengan ayah anak-anaknya.

“Dugaan perselingkuhan ini telah berlangsung sejak tahun 2004 silam hingga saat ini, dan telah menyebabkan dampak yang signifikan pada keluarga saya, salah satunya terganggunya mental anak-anakku serta berdampak pada keuangan rumah tangga kami,” tulisnya dalam surat tersebut.

Ia juga mengklaim memiliki bukti-bukti kuat yang mendukung tuduhannya, termasuk bukti transfer keuangan antara NS dan suaminya, bukti obrolan chatting yang menunjukkan hubungan tidak pantas, serta pengakuan dari sejumlah saksi.

“Saya sangat kecewa dan marah dengan tindakan NS yang tidak hanya merusak keluarga saya, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan,” lanjutnya.

Melalui surat tersebut, LS berharap agar Dinas Pendidikan Kabupaten Tapsel dapat mengambil tindakan yang tepat untuk menangani kasus ini, termasuk melakukan investigasi menyeluruh dan memberikan tindakan disiplin jika NS terbukti bersalah.

Ia juga meminta perlindungan bagi keluarganya dan pencegahan kasus serupa di masa depan, serta menyatakan kesiapannya untuk dipertemukan dengan NS jika diperlukan.

Hingga berita ini ditayangkan, oknum kepala sekolah NS belum memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi terkait dugaan tersebut.

Baca Juga :  Kolaborasi Tiga SMK di Padang Sukses Bangun Hilirisasi Tekstil, LSM P2NAPAS Beri Apresiasi

Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan juga belum memberikan pernyataan resmi terkait surat keberatan dimaksud.

Kasus ini masih menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan hukum dan etika yang berlaku. (Paruhum)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN
Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran
Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon
Kapolres Batang Sidak Pos Pelayanan SIM, Tegaskan Larangan Pungli dan Penguatan Integritas
Mimbar Jumat Masjid Jami’ Ahlussunnah Wal Jamaah Bincar, Padangsidimpuan Jumat, 6 Februari 2026
Dari Cik Cik Bum Bum ke Jalan Alus: Kisah Fadia Arafiq Membuktikan Diri di Kursi Bupati
Gempa Hari Ini Guncang Binjai Sumut, Cek Kekuatan Magnitudonya! 
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:38 WIB

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:10 WIB

Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:33 WIB

Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:07 WIB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:16 WIB

Kapolres Batang Sidak Pos Pelayanan SIM, Tegaskan Larangan Pungli dan Penguatan Integritas

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB