Pemotor di Langkat Ditusuk Begal Akibat Motif Cemburu, Polisi Bertindak Cepat Ringkus Pelaku

Redaksi

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT | KompasReal.com – Aksi begal kembali menggegerkan warga Kabupaten Langkat setelah seorang pemotor menjadi korban penusukan pada Minggu malam. Peristiwa terjadi di kawasan Kecamatan Stabat, saat korban yang berinisial AR (27) dibuntuti dan diserang oleh seorang pria yang belakangan diketahui berinisial IS (39). Korban sempat pingsan akibat luka tusuk pada bagian pinggang dan harus dilarikan warga ke rumah sakit terdekat.

Kapolres Langkat AKBP Faisal Rahmat H.S., S.I.K., melalui Kasatreskrim Iptu Rendy Sembiring, menjelaskan bahwa pelaku bukan hanya melakukan percobaan perampasan, tetapi juga menusuk korban dengan senjata tajam. “Pelaku sudah kami amankan beberapa jam setelah kejadian. Motif sementara diduga karena kecemburuan pribadi bercampur niat kejahatan jalanan,” ujar Iptu Rendy.

Sementara itu, menurut keterangan saksi di lokasi, pelaku terlihat mengejar korban hingga lebih dari satu kilometer sebelum akhirnya menyerang dari arah samping. Warga yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan setelah korban terjatuh dan tidak bergerak. “Kami kira kecelakaan, ternyata korban ditusuk,” ujar saksi bernama Rizal (34).

Korban AR, saat ditemui di rumah sakit, mengaku tidak mengenal pelaku sama sekali. Ia mengatakan hanya membonceng seorang teman perempuan sebelum tiba-tiba dikejar. “Tiba-tiba dia marah-marah dan menyerang. Saya tidak tahu siapa dia,” ucap AR yang kini masih dalam perawatan medis.

Dari pemeriksaan awal, polisi menduga pelaku gelap mata karena kecemburuan terhadap perempuan yang dibonceng korban, yang sebelumnya pernah dikenal pelaku. Namun kepolisian menegaskan bahwa unsur tindak pidana tetap menjadi fokus utama. “Motif pribadi tak menghapus fakta bahwa ini adalah kejahatan jalanan yang berbahaya,” ujar Kapolres.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat Langkat yang meminta peningkatan patroli malam di jalur rawan. Polres Langkat memastikan akan menambah titik patroli serta menggencarkan operasi senjata tajam untuk mencegah aksi serupa. “Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, dan segera melapor .(KR03)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rico Waas Dorong PHRI Sumut Perkuat Daya Saing Pariwisata Daerah
AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, Polwan Karo yang Memimpin Samosir dengan Kepemimpinan Humanis
Ramadan Berbagi: IPK Eks Barteng dan Polsek Barumun Tengah Sebarkan 300 Paket Takjil ke Pengguna Jalan
Kadis Perhubungan Padangsidimpuan Jadi Tersangka Korupsi Parkir, Diduga Serap Rp432,4 Juta Dana Retribusi
Apresiasi untuk Penertiban PETI Madina, GAPERTA Dorong Tindaklanjuti ke Angkola Selatan
Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, tetap mempertahankan Surat Edaran
Wali Kota Medan Terbitkan Surat Edaran Penataan Penjualan Daging Non-Halal, Bukan Larangan Total
Aksi Protes Warga Tak Digubris, Truk Bermuatan Pasir Terperosok di Jalan Negeri Lama
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:44 WIB

Rico Waas Dorong PHRI Sumut Perkuat Daya Saing Pariwisata Daerah

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:19 WIB

AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, Polwan Karo yang Memimpin Samosir dengan Kepemimpinan Humanis

Senin, 16 Maret 2026 - 19:09 WIB

Ramadan Berbagi: IPK Eks Barteng dan Polsek Barumun Tengah Sebarkan 300 Paket Takjil ke Pengguna Jalan

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:26 WIB

Kadis Perhubungan Padangsidimpuan Jadi Tersangka Korupsi Parkir, Diduga Serap Rp432,4 Juta Dana Retribusi

Kamis, 5 Maret 2026 - 06:28 WIB

Apresiasi untuk Penertiban PETI Madina, GAPERTA Dorong Tindaklanjuti ke Angkola Selatan

Berita Terbaru

Sumatera Barat

Arus Balik Lebaran Picu Kemacetan di Sejumlah Kawasan Wisata Sumbar

Rabu, 25 Mar 2026 - 11:46 WIB