Anak Warga Diserang Buaya Saat Mencari Kepiting di Perairan Kuala Batahan

Paruhum Nasution

- Editor

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Mandailing Natal – Suasana tenang di Desa Kuala Batahan, Kecamatan Batahan, berubah mendadak menjadi mencekam saat seorang warga bernama Rio mengalami serangan buaya. Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Saat itu, korban sedang melakukan aktivitas mencari dan menjerat kepiting, yang dikenal warga setempat dengan istilah “manjarek kepiting” di kawasan perairan desa. Tanpa diduga, seekor buaya tiba-tiba muncul dan menyerangnya.

“Dia diserang buaya saat manjarek kepiting, itulah istilahnya di sini,” ungkap salah seorang warga setempat.

Serangan tersebut membuat korban menderita luka-luka dan memicu kepanikan warga di sekitar lokasi.

Segera setelah kejadian, sejumlah warga bergerak cepat menolong dan mengevakuasi korban ke tempat aman.

Kepala Puskesmas Batahan membenarkan peristiwa itu. Ia menyatakan korban langsung mendapatkan penanganan medis di unit gawat darurat bersama dokter yang bertugas.

“Alhamdulillah, korban bisa diselamatkan dan mendapatkan perawatan. Kondisinya membaik, sehingga sore harinya sudah diperbolehkan pulang ke rumah untuk pemulihan lebih lanjut,” jelasnya.

Kejadian ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai, rawa, maupun muara kawasan yang diketahui menjadi habitat buaya, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.

Mengingat mencari ikan dan kepiting masih menjadi mata pencaharian sehari-hari sebagian warga pesisir di wilayah ini.

Warga berharap pihak berwenang segera mengambil langkah pencegahan serta memberikan edukasi yang memadai, agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. (KR02)

Editor : Paruhum

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi
Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel
SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda
Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Semangat Gotong Royong Masyarakat Menguat
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Pemkab Madina Dorong Semangat Kebersamaan
Camat Linggabayu Turun Tangan Bersihkan Batang Kayu yang Tutup Jalan Desa Sikumbu
Proyek Parit Jalan Provinsi di Lembah Sorik Marapi Disorot Warga, Material Dinilai Ganggu Pengguna Jalan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:06 WIB

Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel

Minggu, 13 September 2026 - 23:47 WIB

SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan

Minggu, 13 September 2026 - 16:54 WIB

Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Semangat Gotong Royong Masyarakat Menguat

Minggu, 13 September 2026 - 16:48 WIB

Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Pemkab Madina Dorong Semangat Kebersamaan

Berita Terbaru