Aroma Maladaministrasi terendus di Bidang PBJ Pemko Padangsidimpuan, DPRD diminta Lakukan Pengawasan Anggaran Sewa Gedung 120 Juta

KompasReal.id

- Editor

Kamis, 3 Juli 2025 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Erijon DTT, dari AWP2J Indonesia, meminta DPRD Kota Padangsidimpuan lakukan pengawasan Anggaran sewa Gedung di Bidang PBJ Pemko Padangsidimpuan.

i

Keterangan foto: Erijon DTT, dari AWP2J Indonesia, meminta DPRD Kota Padangsidimpuan lakukan pengawasan Anggaran sewa Gedung di Bidang PBJ Pemko Padangsidimpuan.

Padangsidimpuan, KompasReal.com – Dugaan maladministrasi muncul dalam pengelolaan anggaran belanja sewa gedung kantor di Pemerintah Kota Padangsidimpuan tahun anggaran 2024.

Paket pengadaan dengan kode RUP 48095326 yang berjudul “Belanja Sewa Bangunan Gedung Kantor” dengan pagu Rp120 juta, ternyata dalam dokumen pengadaan mencantumkan uraian pekerjaan “Collocation Server LPSE Kota Padangsidimpuan,” yang merupakan fasilitas di gedung milik pemerintah sendiri.

Ketidaksesuaian ini menimbulkan keraguan soal transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran publik. Gedung LPSE yang digunakan sebagai server merupakan aset pemerintah, sehingga penggunaan anggaran untuk sewa gedung dinilai tidak tepat dan berpotensi menimbulkan penyimpangan.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemko Padangsidimpuan, Siti Humairoh Hasibuan, saat dikonfirmasi pada Rabu, 2 Juli 2025, memilih untuk tidak memberikan tanggapan terkait lokasi dan penggunaan anggaran tersebut. Sikap bungkam ini memperkuat dugaan adanya maladministrasi dalam pengelolaan anggaran PBJ.

Ketidakterbukaan informasi dari Bagian PBJ menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan serius mengenai mekanisme pengawasan internal di Pemko Padangsidimpuan. Dugaan penyimpangan anggaran ini berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Erijon DTT, dari AWP2J Indonesia, mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan untuk segera melakukan pemeriksaan dan pengawasan menyeluruh terhadap penggunaan anggaran tersebut.

Menurutnya, pengawasan DPRD sangat penting terutama saat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota terhadap APBD 2024 sedang berlangsung.

“DPRD harus bekerja maksimal dalam membahas realisasi LKPJ APBD 2024 dan hasilnya harus transparan kepada publik agar tata kelola pemerintahan di Padangsidimpuan semakin baik dan akuntabel,” kata Erijon.

Analisis terhadap kasus ini menunjukkan adanya potensi ketidaksesuaian administrasi yang dapat mengindikasikan kurangnya pengendalian internal dan pengawasan yang efektif di Bidang PBJ.

Baca Juga :  Waka Polres Padangsidimpuan: Hadir di Upacara Hari Pahlawan, Tunjukkan Komitmen Polri

Hal ini menjadi sinyal penting bagi Pemko Padangsidimpuan untuk memperbaiki mekanisme pengadaan dan penggunaan anggaran agar sesuai dengan prinsip good governance.

Lanjutnya, jika tidak segera ditindaklanjuti, dugaan maladministrasi ini bisa berdampak negatif terhadap kredibilitas pemerintah daerah dan menimbulkan kerugian negara.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan
Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani
Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue
Polres Tapsel Ungkap Peredaran Sabu di Sipirok, Sita Barang Bukti 10 Gram dari Rumah Pelaku
Viral Isu ‘Beking’ Perambahan Hutan, Polres Tapsel: Itu Tidak Benar
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Bekuk Pengedar Sabu, Amankan Barang Bukti 1,13 Gram
Polres Padangsidimpuan Bekuk Pengedar Sabu 98 Gram, Residivis Diamankan di Kelurahan Timbangan
Bupati Gus Irawan Dorong 47 Hektare Potensi TORA di Arse Masuk Reforma Agraria, Targetkan Penataan Akses 200 KK
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani

Senin, 7 September 2026 - 17:36 WIB

Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue

Senin, 7 September 2026 - 15:08 WIB

Polres Tapsel Ungkap Peredaran Sabu di Sipirok, Sita Barang Bukti 10 Gram dari Rumah Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 12:08 WIB

Viral Isu ‘Beking’ Perambahan Hutan, Polres Tapsel: Itu Tidak Benar

Berita Terbaru