Diduga Kuat “Kencing Minyak”, Truk Tangki Pertamina Terpergok Beraksi di Paluta 

KompasReal.id

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Padang Lawas Utara – Praktik “kencing minyak” yang melibatkan sejumlah truk tangki Pertamina diduga kuat terjadi di wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).

Truk-truk yang disinyalir milik PT Tri Putra Erguna, penyuplai BBM ke Paluta dan Padang Lawas (Palas), tertangkap basah berhenti di sebuah rumah makan di Kecamatan Padang Bolak Julu, memicu kecurigaan adanya pembobolan BBM secara sistematis.

Aktivitas mencurigakan ini diduga melibatkan oknum sopir truk tangki Pertamina yang menjual sebagian bahan bakar sebelum mencapai SPBU tujuan.

Bahan bakar yang seharusnya untuk masyarakat, justru dialihkan secara ilegal ke sekelompok oknum di sebuah rumah makan di Dusun Siholbung, Desa Pamuntaran.

Menurut sumber terpercaya, praktik haram ini dilakukan setiap hari oleh puluhan oknum sopir truk tangki yang melintas, mulai pukul 14.00 hingga menjelang sore. Diduga, aksi “kencing minyak” ini telah berlangsung lama tanpa tindakan berarti dari pihak terkait.

Ironisnya, saat awak media mencoba menghubungi nomor telepon darurat yang tertera pada setiap truk (0811382323), tidak ada respons.

Masyarakat dan berbagai pihak mendesak Pertamina untuk segera melakukan investigasi tuntas dan menjatuhkan sanksi tegas kepada para pelaku.

Namun, respons Pertamina melalui call center resmi justru menimbulkan tanda tanya. Pihak Pertamina menyarankan agar dibuat laporan, tetapi anehnya, nama PT Tri Putra Erguna disebut sudah lama tidak terdaftar sebagai distributor BBM resmi.

Jika benar demikian, muncul pertanyaan besar: mengapa truk-truk dengan livery Pertamina masih beroperasi memasok BBM di wilayah Paluta dan Palas?

Aparat kepolisian diharapkan tidak tinggal diam dan segera bertindak cepat untuk membongkar jaringan “kencing minyak” yang merugikan masyarakat dan negara.

Kasus ini bukan hanya masalah kriminalitas, tetapi juga mencoreng nama baik Pertamina sebagai BUMN yang seharusnya melayani kepentingan rakyat. (Tim)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bersama Meutya Hafid, Gerakan ‘GASS POL Tolak Judol’ Menggema di Medan
Bangun Jembatan Gantung Parapat, Koramil 09/Sosa Wujudkan Akses Ekonomi yang Lebih Layak
Anggota DPRD Sumut Derliana Siregar Sosialisasikan Ranperda Pertanian Organik di Hutapuli, Petani Didorong Siap Beralih Sistem
Mutasi Besar Kejagung: Kajati Sumut Berganti, Sejumlah Kajari Ikut Dirotasi
Kapolda Sumut Lepas Kontingen Kemala Run 2026 ke Bali, Tekankan Sportivitas dan Soliditas Keluarga Besar Polri
Vonis UU ITE Tuai Kontroversi, Terdakwa Dihukum 7 Bulan Penjara
Camat Bukit Malintang Tinjau Rumah Warga yang Memilukan, Siap Upayakan Bantuan RTLH
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:10 WIB

Bersama Meutya Hafid, Gerakan ‘GASS POL Tolak Judol’ Menggema di Medan

Selasa, 28 April 2026 - 11:06 WIB

Senin, 27 April 2026 - 23:34 WIB

Bangun Jembatan Gantung Parapat, Koramil 09/Sosa Wujudkan Akses Ekonomi yang Lebih Layak

Senin, 20 April 2026 - 19:28 WIB

Anggota DPRD Sumut Derliana Siregar Sosialisasikan Ranperda Pertanian Organik di Hutapuli, Petani Didorong Siap Beralih Sistem

Rabu, 15 April 2026 - 21:23 WIB

Mutasi Besar Kejagung: Kajati Sumut Berganti, Sejumlah Kajari Ikut Dirotasi

Berita Terbaru

Mimbar jumat

Menghindari Suuzon, Menjaga Hati dan Persaudaraan

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:04 WIB