Diduga Dibekingi, Pelangsir BBM Bersubsidi Leluasa di SPBU 15.227.054 Aek Suhat

Redaksi

- Editor

Kamis, 12 Desember 2024 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Padang Lawas Utara – Salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bernomor 15.227.054 di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) terlihat langsung di lokasi oleh tim media sedang melakukan aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) subsidi kepada sejumlah diduga pelangsir yang menggunakan mobil dengan tangki modifikasi muatan lebih dari ratusan liter hingga berulangkali dilakukan.

Akibat dari perilaku pihak SPBU yang terletak di Desa Aek Suhat Tano Ponggol, para pelanggan sepeda motor dan mobil yang hendak mengisi BBM subsidi tersebut terpaksa harus mengantri, karena harus menunggu sejumlah pelaku pelangsir melakukan pengisian BBM baik jenis pertalite maupun solar.

Pihak SPBU dinilai tidak memikirkan nasib para pelanggan lainnya yang sedang mengantri, sehingga sebagian pengemudi tidak tahan akibat tingkah laku para pelangsir. Diduga kuat selama ini pihak SPBU sering melakukan pengisian BBM bersubsidi terkesan mengutamakan para pelangsir yang menggunakan tangki modifikasi.

Amatan tim media, para pelangsir dari SPBU Aek Suhat/Tano Ponggol seterusnya memindahkan BBM ke jerigen diduga untuk meraih keuntungan pribadi. Secara kasat mata, para pelangsir dengan pengelola SPBU diduga telah bekerjasama atau sekongkol dalam melakukan bisnis illegal yang dapat merugikan masyarakat dan keuangan Negara.

Kurangnya pengawasan dari penegak hukum terhadap SPBU 15.227.054 ini dianalisa saat pengisian BBM ke pelangsir dengan menggunakan mobil yang sama tetap dilayani meskipun berulangkali diisi. Kemudian, lokasi tempat memindahkan BBM bersubsidi ke jerigen itupun tidak jauh dari area SPBU.

Salah seorang pelanggan yang mengemudikan mobil mengeluh atas aktivitas SPBU 15.227.054 seringkali harus mengantri demi mendapatkan BBM untuk keperluan sehari-hari. Ia berharap perlakuan yang dapat merugikan masyarakat dan Negara ini dapat ditertibkan.

Baca Juga :  BBM Langka di SPBU Jalan Serma Lian Kosong, Warga Menjerit: “Ekonomi Sulit, Minyak Pun Tak Ada”

“Padahal kita yang mengisi BBM disini pakai barcode lo bang, tapi koq bisa ya mobil pelangsir itu bisa berulang kali mengisi BBM di SPBU ini. Kita minta pihak kepolisian segera menertibkan aktivitas ini,” tutur pengemudi yang enggan disebut namanya.

Pria yang sehari-harinya melakukan pengisian BBM di SPBU Aek Suhat itu juga menduga, leluasanya keluar masuk mobil dengan tangki modifikasi melakukan pengisian BBM ke para pelangsir disinyalir ada pemberian imbalan kepada pihak SPBU dan diduga dibekingi oleh oknum aparat penegak hukum (APH).

“Kita meyakini, berjalan lancar dan melenggang bebasnya para pelangsir di SPBU ini sudah ada kerjasama dan diduga ada oknum yang bekingi,” ungkapnya.

Sementara, menurut warga lainnya juga berpendapat dan menyampaikan hal yang sama. Menurut amatan ditambah cerita yang ia peroleh, pihak SPBU terlihat seringkali mengutamakan para pelangsir daripada pengendara umum.

“Tidak lama sejak SPBU itu beroperasi, aktivitas pelangsir itu sudah berlangsung,” kata warga yang bertepatan memiliki gelar sarjana hukum.

Bagi dia, pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara dan pihak Pertamina harus turun melalukan penyelidikan lalu memberikan sanksi tegas kepada para pelaku maupun SPBU yang dinilai melanggar aturan yang berlaku.

Terkait hal ini, pemilik maupun pihak pengelola SPBU 15.227.054 Aek Suhat/Tano Ponggol di Kabupaten Paluta, belum bisa ditemui dan dihubungi hingga berita ini ditayangkan. (Tim)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dokter Muda Ditemukan Meninggal Dunia di Samping RSUD Tengku Rafian Siak, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Investasi Bodong, Seorang Perempuan Jadi Tersangka, Kerugian Korban Capai Rp400 Juta
Kasus Anggaran Rp56,7 Miliar Sekwan Tapsel: LIPPSU Minta Proses Adil & Profesional
Kurir Sabu Ditangkap, Polisi Sempat Lepaskan Tembakan Peringatan Usai Dihadang Massa di Lokasi
Polri Geledah Kafe yang Dikaitkan dengan Jaksa Febrie Adriansyah, Sejumlah Barang Bukti Disita
Kajari Majalengka Tetapkan Ketua dan Bendahara KONI sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah
Kasus Penyekapan di Bandung Terungkap, Taufik Hidayat Ditangkap Polisi Usai Diduga Siksa Kekasih Selama Tiga Tahun
KPK Periksa Saksi Kunci, Usut Tuntas Dugaan Korupsi Kuota Haji
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:57 WIB

Dokter Muda Ditemukan Meninggal Dunia di Samping RSUD Tengku Rafian Siak, Polisi Selidiki Penyebabnya

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:06 WIB

Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Investasi Bodong, Seorang Perempuan Jadi Tersangka, Kerugian Korban Capai Rp400 Juta

Minggu, 12 Juli 2026 - 03:32 WIB

Kasus Anggaran Rp56,7 Miliar Sekwan Tapsel: LIPPSU Minta Proses Adil & Profesional

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:47 WIB

Kurir Sabu Ditangkap, Polisi Sempat Lepaskan Tembakan Peringatan Usai Dihadang Massa di Lokasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:41 WIB

Polri Geledah Kafe yang Dikaitkan dengan Jaksa Febrie Adriansyah, Sejumlah Barang Bukti Disita

Berita Terbaru