KompasReal.id, Mandailing Natal – Kegiatan lomba mewarnai dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar Panitia Pers Sahabat Anak Hebat berlangsung meriah di Lapangan Terbuka Hijau Daun, Desa Huta Pungkut, Kecamatan Kotanopan, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Belajar Ceria, Masa Depan Gemilang, Mandailing Natal Cerdas, Berbudaya, dan Berdaya Saing. Kreativitas Anak, Inspirasi Dunia” tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai sekolah tingkat PAUD/TK dan SD.
Ketua Panitia Pers Sahabat Anak Hebat, Ali Sahbana Harahap, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah desa, sekolah, sponsor, media pendukung hingga para orang tua peserta.
“Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Kami juga memohon maaf atas keterbatasan tempat serta kurang maksimalnya komunikasi secara langsung kepada pihak camat dan Korwil Pendidikan karena persiapan kegiatan yang cukup mendadak,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa lomba mewarnai bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana untuk menumbuhkan kreativitas, keberanian, imajinasi dan rasa percaya diri anak sejak usia dini.
“Kami percaya setiap anak memiliki bakat dan kemampuan luar biasa. Tugas kita bersama adalah mendukung dan mengarahkannya kepada hal-hal positif,” katanya.
Menurutnya, di tengah derasnya perkembangan teknologi dan maraknya konten negatif digital, kegiatan edukatif seperti lomba mewarnai sangat penting agar anak-anak lebih aktif berkarya, belajar dan berinteraksi secara positif dibanding terlalu banyak bermain gadget.
Ali juga berharap kegiatan tersebut mampu mempererat hubungan antara dunia pendidikan, masyarakat, orang tua dan insan pers dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda yang kreatif, cerdas dan berakhlak baik.
Sementara itu, Kepala Desa Huta Pungkut Jae, Muhammad Ridwan Nasution, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan dan pengembangan bakat anak-anak.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Lomba mewarnai seperti ini sangat positif karena menjadi wadah kreativitas anak sejak dini sekaligus hiburan edukatif bagi anak-anak di tengah perkembangan teknologi saat ini,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan tersebut memiliki banyak manfaat, seperti melatih fokus, kesabaran, meningkatkan imajinasi hingga membangun rasa percaya diri anak.
“Kegiatan seperti ini membantu anak-anak agar lebih aktif dalam kegiatan positif dibanding terlalu sering bermain gadget. Pemerintah desa tentu mendukung penuh kegiatan seperti ini dan berharap bisa terus dilaksanakan setiap tahun,” tambahnya.
Dukungan juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal, dr. MHD. Faisal Situmorang, S.K.M., yang sebelumnya mengapresiasi pelaksanaan lomba mewarnai tersebut.
“Lomba mewarnai ini sangat bagus. Kegiatan seperti ini jarang dilaksanakan di luar pemerintahan. Saya yakin ketika panitia dari kalangan pers yang membuat kegiatan ini, berarti mereka benar-benar ingin mendorong perkembangan anak-anak. Karena sejatinya pers memiliki peran mencerdaskan bangsa,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momen penting dalam menggali potensi, kreativitas, dan keberanian anak-anak sejak dini.
“Ini merupakan momen langka untuk memotivasi anak dalam mengembangkan pola pikir, kreativitas, sekaligus melatih mental dan keberanian anak-anak sejak usia dini,” katanya.
Sebagai dewan juri, Rahmi Arfina, S.Pd., Gr., M.Pd., yang merupakan juri tingkat kabupaten bidang seni dan budaya, mengaku bangga melihat antusias peserta dari berbagai tingkatan.
Menurutnya, peserta TK/PAUD menunjukkan keberanian bermain warna dan imajinasi polos yang menarik, sementara peserta SD mulai mampu menyusun objek, memahami tema hingga menghadirkan karya yang lebih rapi dan detail.
“Dalam penilaian kami tidak hanya melihat hasil akhir gambar, tetapi juga kreativitas, keberanian berekspresi, kesesuaian tema, kerapian dan proses berpikir anak dalam menuangkan ide,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini sangat penting dalam membangun rasa percaya diri dan menjadi wadah lahirnya generasi muda kreatif yang kelak dapat mengharumkan nama Mandailing Natal.
Lomba mewarnai tersebut diikuti sebanyak 39 peserta kategori PAUD/TK, 40 peserta kategori SD kelas 1, 2 dan 3, serta 24 peserta kategori SD kelas 4, 5 dan 6.
Pada malam penutupan acara, Sekretaris Panitia Pers Sahabat Anak Hebat, Suharno, mengumumkan para pemenang sekaligus menyerahkan hadiah kepada peserta terbaik di masing-masing kategori.
Daftar Juara Kategori PAUD/TK:
Juara 1: Aiya Maulid – TK Satu Atap 210 Desa Huta Pungkut
Juara 2: Nur Abudah – TK Satu Atap 210 Desa Huta Pungkut
Juara 3: Ipanra Atta Rhamadan – TK Satu Atap 228 Desa Huta Godang
Harapan 1: Alita Agnia – TK Satu Atap 210 Desa Huta Pungkut
Harapan 2: Sapia Nur Arafah – TK Satu Atap 228
Harapan 3: Kinara Jogina – TK Tamiang.
Daftar Juara SD Kelas 1, 2 dan 3
Juara 1: Jihan Aliya Sapiqa – SDN 190 Kotanopan
Juara 2: Ayudia Inara NST – SDN 190 Kotanopan
Juara 3: Khayla Almira NST – SDN 217 Huta Pungkut Julu
Harapan 1: Mikhaya Dara Salsabila – SDN 222 Huta Pungkut Tonga
Harapan 2: Adara Fredella Ulani – SDN 207 Huta Pungkut Julu
Harapan 3: Saifa Kirani LBS.
Daftar Juara SD Kelas 4, 5 dan 6
Juara 1: Afiqah – SDN 210 Hutapungkut
Juara 2: Syfa Mahta Haura – SDN 226 Tolang
Juara 3: Adiba – SDN 210 Hutapungkut
Harapan 1: Umay Muhfazzah – SDN 214 Muara Pungkut
Harapan 2: Riska Batubara – SDN 235 Patahajang
Harapan 3: Wasilah – SDN 210 Hutapungkut. (KR11).
Penulis : Kr11
Editor : Emas












