Ibu Kapolres Tapsel Bantah Dukung Edy-Hasan, Sebut Terjebak dalam Kampanye

Redaksi

- Penulis

Jumat, 22 November 2024 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Farida Hannum Matondang, ibu Kapolres Tapsel, membantah mendukung pasangan calon gubernur Sumut Edy-Hasan.

i

Keterangan Foto: Farida Hannum Matondang, ibu Kapolres Tapsel, membantah mendukung pasangan calon gubernur Sumut Edy-Hasan.

SIDIMPUAN, KompasReal.com – Farida Hannum Matondang, ibu dari Kapolres Tapsel AKBP Yasir Ahmadi, membantah tudingan mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara, Edy-Hasan. Ia mengaku terjebak dalam acara kampanye yang disamarkan sebagai tablig akbar di Lapangan Sarasi II, Kelurahan Bintuju, Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (19/11/2024).

Viral di media sosial, video yang memperlihatkan Farida berselawat di atas panggung acara tersebut memicu narasi dukungannya terhadap Edy-Hasan. Namun, Farida menjelaskan, ia rutin mengikuti pengajian setiap Selasa dan Rabu bersama ibu-ibu di rumahnya. Setelah pengajian pagi, ia diajak seorang temannya, yang disebutnya “Si Pege”, untuk menghadiri tablig akbar yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad.

“Si Pege, namanya teman Ibu. Diajaknya ke sana, Ibu tidak tahu kalau itu kampanye, karena di spanduk itu kan tablig akbar,” jelas Farida, Kamis (21/11/2024).

Di lokasi, Farida diarahkan ke atas panggung oleh panitia dan MC. Seorang perempuan kemudian memintanya memimpin lantunan selawat.

“Ibu tidak kenal, perempuan itu pakai kawat gigi katanya dari satu pesantren. Di suruhnya maju, membaca selawat,” tambahnya.

Farida mengaku baru menyadari itu acara kampanye setelah seseorang dari bawah panggung mengisyaratkan agar ia menggunakan dua jari saat berselawat. Setelah berselawat, ia langsung pulang tanpa menyaksikan tablig akbar yang disampaikan Ustaz Abdul Somad.

“Ibu minta jangan lagi digiring ke sana kemari, bilang mendukung Edy. Ibu dijebak disuruh bersolawat. Kalau untuk dukung-mendukung, Ibu dukungannya Bobby Nasution,” tegasnya.

Imam Abdul Hadi, keluarga Farida, menyesalkan tindakan tim sukses yang dinilai telah mengkapitalisasi agama dengan cara yang tidak terpuji. Ia mengungkapkan, “Berita ini sangat mengganggu psikologi ibu, beliau menangis mendengar dan melihat berita yang sangat menyesatkan itu. Ibu sudah 70 tahun dan sudah sering lupa, tidak mengerti politik.”

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Patroli Gabungan Polres Padangsidimpuan Sasar Narkoba dan Penyakit Masyarakat, Sejumlah Tempat Hiburan Sepi Pengunjung
Warga Desa Janjimanaon Kompak Dukung Pembangunan Gedung KDMP Lewat Musdes
Polsek Batang Toru Amankan Pria di Pondok Salak, Diduga Gunakan Sabu dan Ganja di Angkola Barat
Polsek Batang Angkola Ringkus Pria 52 Tahun Pembawa Sabu di Jalinsum Sayur Matinggi
Jual Sisik Trenggiling dan Kulit Harimau Dahan, Dua Pelaku Diciduk Polres Padangsidimpuan
Gelombang Penindakan Kriminal Menguat, Kasus Narkoba hingga Korupsi Jadi Sorotan Nasional
Mayat Misterius Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Karet Angkola Sangkunur, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sinergi GTRA Paluta: Kapolres Tapsel Tekankan Penyelesaian Sengketa Lahan Harus Terukur dan Berbasis Hukum
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:01 WIB

Patroli Gabungan Polres Padangsidimpuan Sasar Narkoba dan Penyakit Masyarakat, Sejumlah Tempat Hiburan Sepi Pengunjung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:49 WIB

Warga Desa Janjimanaon Kompak Dukung Pembangunan Gedung KDMP Lewat Musdes

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:23 WIB

Polsek Batang Toru Amankan Pria di Pondok Salak, Diduga Gunakan Sabu dan Ganja di Angkola Barat

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:19 WIB

Polsek Batang Angkola Ringkus Pria 52 Tahun Pembawa Sabu di Jalinsum Sayur Matinggi

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:14 WIB

Jual Sisik Trenggiling dan Kulit Harimau Dahan, Dua Pelaku Diciduk Polres Padangsidimpuan

Berita Terbaru