Iskandar Hasibuan: Jangan Lupakan Pejuang Pemekaran Madina, Wartawan Dinilai Punya Andil Besar

KompasReal.id

- Editor

Senin, 9 Maret 2026 - 00:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Mandailing Natal – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada 9 Maret 2026, panitia peringatan diingatkan agar tidak melupakan jasa para pejuang pemekaran daerah, termasuk kalangan wartawan yang dinilai memiliki peran besar dalam perjuangan terbentuknya kabupaten tersebut.

 

Wartawan Waspada.id Medan, Iskandar Hasibuan, SE, mengatakan bahwa selain tokoh politik, aparatur sipil negara (ASN), ulama, tokoh masyarakat, serta organisasi kepemudaan seperti OKP/KNPI, para wartawan juga turut memberikan kontribusi penting dalam proses pemekaran Kabupaten Mandailing Natal.

 

“Selain tokoh politik dan ASN, ulama, tokoh masyarakat, serta OKP/KNPI, wartawan juga memiliki andil besar dalam perjuangan pemekaran Mandailing Natal,” ujar Iskandar Hasibuan, Minggu malam (8/3/2026), di kediamannya di Jalan Bermula, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan.

 

Ia menjelaskan, Kabupaten Mandailing Natal di Sumatera Utara terbentuk sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1998. Kabupaten ini diresmikan pada 23 November 1998 dan kemudian ditetapkan memperingati hari jadinya setiap tanggal 9 Maret. Tahun 2026 ini, Madina memasuki usia ke-27 yang juga bertepatan dengan bulan Ramadan.

 

Sebagai wartawan yang mengaku menjadi saksi langsung proses perjuangan pemekaran Madina, Iskandar mengingatkan panitia HUT serta jajaran pemerintah daerah, termasuk Bupati, Wakil Bupati, dan 40 anggota DPRD Mandailing Natal, agar tidak melupakan sejarah perjuangan tersebut.

 

Menurutnya, masih banyak tokoh dan pejuang pemekaran yang hingga kini masih hidup dan seharusnya diundang dalam peringatan hari jadi kabupaten tersebut, meskipun hanya melalui undangan sederhana.

 

“Masih banyak pejuang pemekaran Mandailing Natal yang masih hidup. Sudah sepatutnya panitia HUT mengingat dan mengundang mereka, walau hanya dengan secarik undangan,” katanya.

Baca Juga :  Reses Anggota DPRD Madina M. Rifaldi Nasution, SH.MH. di Desa Bange Nauli, Warga Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Rehabilitasi MDA

 

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan jabatan politik dan pemerintahan di Mandailing Natal saat ini tidak terlepas dari keberhasilan perjuangan pemekaran daerah dari Kabupaten Tapanuli Selatan.

 

“Untuk diingat dan disyukuri bersama, Bupati, Wakil Bupati, maupun anggota DPRD saat ini belum tentu menduduki jabatan tersebut jika Mandailing Natal tidak dimekarkan dari Tapanuli Selatan,” ujarnya.

 

Iskandar yang mengaku telah berprofesi sebagai wartawan sejak tahun 1992 berharap para pemimpin daerah tidak melupakan sejarah perjuangan berdirinya Kabupaten Mandailing Natal.

 

“Janganlah Bupati, Wakil Bupati, dan anggota DPRD Mandailing Natal melupakan sejarah perjuangan berdirinya daerah ini,” tegas wartawan senior tersebut.

 

 

 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mandailing Natal menyampaikan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Mandailing Natal tahun ini dilaksanakan secara sederhana karena bertepatan dengan bulan Ramadan.

 

Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan hanya meliputi rapat paripurna, upacara, dan solawatan.

 

“Besok, Senin 9 Maret, akan digelar rapat paripurna DPRD Madina di Aula Kantor DPRD. Kemudian pada hari Selasa dilaksanakan upacara dan solawatan. Jika ada undangan terkait acara perayaan HUT Madina, sebaiknya berkoordinasi dengan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Madina,” ujarnya melalui panggilan WhatsApp, Minggu (8/3/2026).

 

Untuk menggali informasi lebih lanjut, awak media mencoba menghubungi Sekretaris DPRD (Sekwan) Madina melalui panggilan WhatsApp. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan. (KR11).

Penulis : Kr11

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi
Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel
SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda
Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Semangat Gotong Royong Masyarakat Menguat
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Pemkab Madina Dorong Semangat Kebersamaan
Camat Linggabayu Turun Tangan Bersihkan Batang Kayu yang Tutup Jalan Desa Sikumbu
Proyek Parit Jalan Provinsi di Lembah Sorik Marapi Disorot Warga, Material Dinilai Ganggu Pengguna Jalan
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi

Senin, 14 September 2026 - 20:06 WIB

Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel

Minggu, 13 September 2026 - 23:47 WIB

SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan

Minggu, 13 September 2026 - 16:54 WIB

Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Semangat Gotong Royong Masyarakat Menguat

Berita Terbaru