KompasReal.com, Sumatera Barat dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak perantau tangguh dengan naluri bisnis yang kuat. Dari generasi ke generasi, orang Minangkabau membuktikan diri mampu bersaing dan berjaya di berbagai sektor usaha, baik di daerah asal maupun di tingkat nasional. Tak sedikit dari mereka yang kemudian tercatat sebagai tokoh terkaya dan berpengaruh.
Salah satu nama besar tersebut adalah Basrizal Koto. Pengusaha asal Padang Pariaman yang akrab disapa Basko ini dikenal memiliki gurita bisnis di berbagai bidang, mulai dari properti, media, percetakan, pertambangan hingga perhotelan. Lahir pada 11 Oktober 1959, perjalanan hidupnya ditempa sejak merantau di Riau sebelum akhirnya membangun kerajaan bisnis dengan lebih dari 15 unit usaha.
Tokoh berikutnya adalah Zairin Kasim, pengusaha sekaligus politikus asal Pariaman. Lulusan Universitas Hamburg, Jerman ini melanjutkan dan membesarkan bisnis keluarga yang bergerak di sektor hotel, rumah sakit, pertanian, hingga perdagangan. Namanya semakin dikenal lewat PT Suka Fajar Ltd, salah satu dealer otomotif Mitsubishi terbesar di Sumbar.
Dari Agam, muncul sosok Muhammad Kasmir yang kisah hidupnya sarat inspirasi. Memulai karier sebagai mekanik, Kasmir kini mengelola sejumlah perusahaan besar, salah satunya PT Uniteda Arkato di bidang penyewaan alat berat. Dengan ratusan unit alat berat bernilai miliaran rupiah per unit, bisnisnya telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
Nama Nurhayati Subakat menjadi simbol kesuksesan perempuan Minang di dunia industri. Lahir di Padang Panjang, pendiri Wardah Cosmetic ini mengawali langkahnya sebagai apoteker sebelum merintis usaha kecil-kecilan pada 1985. Ketekunan dan visi besarnya menjadikan Wardah sebagai salah satu merek kosmetik nasional terkemuka dengan jaringan bisnis yang luas.
Sementara itu, Asril Das asal Solok membuktikan bahwa kegagalan bukan akhir segalanya. Pernah merasakan jatuh bangkrut, Asril bangkit dari usaha sederhana sebagai tukang cukur dan pedagang rokok. Kini, ia dikenal sebagai pemilik hotel dan penerbit buku dengan jaringan usaha yang berkembang dari Sumbar hingga Pulau Jawa.
Melengkapi daftar tersebut adalah Emil Abbas, pengusaha Minang kelahiran Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota. Pendiri EASCO Holding ini mencatatkan namanya dalam rekor MURI sebagai pengusaha nasional pertama yang mendirikan perusahaan asuransi. Dengan puluhan anak perusahaan di sektor pertambangan, agroindustri, pelabuhan, kehutanan, dan keuangan, Emil Abbas menjadi contoh nyata kekuatan visi dan keberanian berinovasi.
Kisah enam tokoh Minang ini menegaskan bahwa kerja keras, keberanian merantau, dan semangat pantang menyerah mampu mengantarkan seseorang menuju puncak kesuksesan. Mereka bukan hanya kebanggaan Sumatera Barat, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus bermimpi dan berusaha.KR03












