Kado Pahit di Hari Bhayangkara ke 79 di Bumi Gordang Sembilan, 6 Nyawa Melayang Akibat “PETI”

Redaksi

- Penulis

Selasa, 24 Juni 2025 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Mandailing Natal – Hari Bhayangkara ke-79 seharusnya menjadi momentum suka cita, refleksi, dan semangat pelayanan terbaik bagi masyarakat. Namun di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, perayaan ini justru dibayang-bayangi oleh catatan kelam, enam nyawa melayang dalam satu bulan terakhir akibat aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI), Selasa, (24/6/2025).

Tragedi demi tragedi di Bumi Gordang Sembilan yang menimpa para penambang dan bahkan anak-anak tak berdosa, menjadi kado pahit yang mengguncang nurani.

Di tengah semangat institusi kepolisian sebagai yang menegakkan hukum dan menjaga keselamatan publik, fakta bahwa PETI masih menjamur dan menelan korban jiwa menjadi alarm keras bahwa tindakan tegas tak bisa lagi ditunda.

6 Tragedi Tambang Ilegal dalam 30 Hari: Potret Buram Keamanan di Mandailing Natal

1. Tertimbun Material Tambang di Aekorsik (15 Mei 2025)

Ahmad Mudo Harahap (48), warga Desa Suka Makmur, meninggal dunia setelah tertimpa material tanah saat menambang secara ilegal di Aekorsik, Desa Tagilang Julu. Insiden ini menjadi lonceng peringatan pertama atas buruknya sistem keselamatan di tambang liar.

2. Longsor di Bulu Cino Renggut Warga Lingga Bayu (22 Mei 2025)

Maradongan (55), warga Kampung Baru, tertimbun tanah saat menambang emas di Bulu Cino. Area ini dikenal sebagai lokasi rawan longsor, tapi masih terus dieksploitasi tanpa perhitungan geoteknik.

3. Pemuda 25 Tahun Tewas Tertimbun (25 Mei 2025)

Abi Kholifah (25) dari Desa Ampung Siala tewas tertimbun tanah saat menambang. Kejadian ini menggambarkan minimnya standar keselamatan dan lemahnya pengawasan di lapangan.

4. Tragedi Tambang di Simpang Durian (13 Juni 2025)

Rokman meninggal setelah tertimbun batu besar di tambang milik seseorang berinisial “P” di Desa Simpang Durian. Tragedi ini memperlihatkan masih banyaknya oknum yang bermain dalam praktik tambang ilegal.

Baca Juga :  Doa dan Solidaritas: Polres Padangsidimpuan Mendoakan Almarhum Personel Polda Lampung

5. Dua Bocah Tewas di Kolam Tambang (29 Mei 2025)

Regina (10) dan Sopiah (9) tenggelam di lubang bekas tambang emas di Desa Rantobi. Kolam maut ini tidak diberi tanda bahaya, apalagi dipagar, menunjukkan kelalaian yang fatal.

Di tengah peringatan Hari Bhayangkara ke-79, tragedi ini harus menjadi cambuk bagi semua pihak termasuk aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk tidak hanya merayakan seremonial, tetapi juga menegakkan keadilan dan keselamatan rakyat secara nyata.

“Tambang ilegal bukan hanya merusak lingkungan, tapi juga merenggut nyawa. Harus ada upaya bersama untuk menyelamatkan masyarakat dari bencana yang terus mengintai ini,” ucap Pemerhati lingkungan Tabagsel, Bang Regar.

Kondisi ini seharusnya menjadi prioritas kerja Polres Mandailing Natal dan aparat penegak hukum lainnya. Pengawasan ketat terhadap aktivitas tambang ilegal, penindakan terhadap pemilik modal, serta rehabilitasi lingkungan bekas tambang harus segera dilaksanakan. (KR02)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN
Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran
Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon
Kapolres Batang Sidak Pos Pelayanan SIM, Tegaskan Larangan Pungli dan Penguatan Integritas
Mimbar Jumat Masjid Jami’ Ahlussunnah Wal Jamaah Bincar, Padangsidimpuan Jumat, 6 Februari 2026
Dari Cik Cik Bum Bum ke Jalan Alus: Kisah Fadia Arafiq Membuktikan Diri di Kursi Bupati
Gempa Hari Ini Guncang Binjai Sumut, Cek Kekuatan Magnitudonya! 
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:38 WIB

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:10 WIB

Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:33 WIB

Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:07 WIB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:16 WIB

Kapolres Batang Sidak Pos Pelayanan SIM, Tegaskan Larangan Pungli dan Penguatan Integritas

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB