Kebakaran Rumah di Padangsidimpuan: Kerugian Ditaksir Rp200 Juta, Tak Ada Korban Jiwa

Redaksi

- Penulis

Minggu, 2 Maret 2025 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Padangsidimpuan – Sebuah rumah tinggal permanen di Jalan Raja Inal Siregar Gang Cendana II, No. 7, Kelurahan Batunadua Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, ludes terbakar pada Sabtu (1/3/2025) sore.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB ini diduga disebabkan oleh kelalaian penghuni rumah yang lupa mematikan kompor gas setelah memasak.

Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Rumah tersebut milik Abbas Siregar (69), seorang pensiunan karyawan BUMN.

Saat kejadian, Abbas Siregar bersama keluarganya sedang pergi ke pasar untuk membeli buah kurma sekitar pukul 16.45 WIB. Api baru diketahui sekitar pukul 17.00 WIB oleh Yenni Eria Siregar (32), tetangga korban, yang mendengar suara sirine mobil pemadam kebakaran dan melihat asap mengepul dari dapur rumah Abbas Siregar.

Yenni Siregar, bersama warga sekitar, langsung berupaya memadamkan api dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 17.15 WIB dan langsung melakukan pemadaman dengan bantuan warga dan personel Polres Padangsidimpuan. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.40 WIB.

“Saya mendengar suara sirine mobil pemadam kebakaran, lalu saya lihat asap tebal dari rumah Pak Abbas. Langsung saya teriak minta tolong warga sekitar dan hubungi pemadam kebakaran,” ujar Yenni Eria Siregar, salah satu saksi mata kejadian.

Kerugian materil akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp200.000.000,-. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa kebakaran disebabkan oleh kompor gas yang lupa dimatikan.

Petugas piket fungsi Polres Padangsidimpuan yang dipimpin oleh Padal dan Pawas langsung menuju TKP dan turut membantu memadamkan api. Mereka juga melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran dan kerugian yang ditimbulkan.

Baca Juga :  Gus Irawan Berduka Banjir Bandang Sapu Tiga Desa di Tapsel

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan peralatan rumah tangga yang berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran. Selalu pastikan kompor dan peralatan elektronik lainnya dimatikan setelah digunakan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Pasca kebakaran, situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif. Warga sekitar telah kembali beraktivitas seperti biasa. Polres Padangsidimpuan terus memantau situasi dan memberikan bantuan yang diperlukan kepada korban kebakaran.

Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H mengatakan, pihak kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk Joni Aripin Sitorus (55), kepala lingkungan setempat, yang turut membantu dalam proses pemadaman api. Kesaksian para saksi sangat membantu dalam proses penyelidikan.

Proses penyelidikan masih terus berlanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan menghitung kerugian secara detail. Polisi juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan selalu memeriksa kembali peralatan yang digunakan sebelum meninggalkan rumah.

“Kerjasama yang baik antara warga, petugas pemadam kebakaran, dan kepolisian berhasil mencegah meluasnya kebakaran dan menghindari jatuhnya korban jiwa. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan kebakaran.” kata Kapolres AKBP DR. Wira Prayatna kepada Awak Media melalui Kasi Humas AKP K. Sinaga.

Keterangan Foto: Rumah Abbas Siregar yang terbakar di Padangsidimpuan.

Tag: Kebakaran, Padangsidimpuan, Rumah, Korban, Api

Topik: Kebakaran

Frasa Kunci SEO: Kebakaran Rumah Padangsidimpuan

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Geger Penemuan Mayat Terbakar di Sekotong Lombok Barat, Polisi Selidiki Identitas dan Penyebabnya
Ratusan Anak Korban Banjir di Pematangsiantar Terima Paket Pendidikan dari Relawan Lokal
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulsel: Tak Ada Korban Selamat, Evakuasi Masih Berlangsung
Keampuhan Starlink Ternoda: Iran Buktikan Kedaulatan Digital di Medan Perang Frekuensi
Dua Rumah Warga Terbakar di Andilan Dua Koto, Diduga Akibat Arus Listrik
Takdir Menyapa dengan Sopan
Snoop Dogg Gebrak Medsos dengan Foto AI Nongkrong ala Warkop Indonesia
Siti Manggopoh: Singa Betina Perang Belasting yang Membara di Hutan Sejarah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:21 WIB

Geger Penemuan Mayat Terbakar di Sekotong Lombok Barat, Polisi Selidiki Identitas dan Penyebabnya

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:59 WIB

Ratusan Anak Korban Banjir di Pematangsiantar Terima Paket Pendidikan dari Relawan Lokal

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:40 WIB

Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulsel: Tak Ada Korban Selamat, Evakuasi Masih Berlangsung

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:02 WIB

Keampuhan Starlink Ternoda: Iran Buktikan Kedaulatan Digital di Medan Perang Frekuensi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:44 WIB

Dua Rumah Warga Terbakar di Andilan Dua Koto, Diduga Akibat Arus Listrik

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB