KKA Medan Hidupkan Nostalgia dengan Irama Lawas Booster & Blues

Redaksi

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com,Suasana Rabu malam di Kopi Kereta Api (KKA) Medan berubah menjadi ajang nostalgia musik era 70-an dan 80-an berkat kolaborasi dua band legendaris kota itu, Booster Latin dan Blues Sunshine. Kolaborasi yang dinamai Booster & Blues ini secara rutin menyuguhkan lagu-lagu lawas hits, menghadirkan nuansa klasik yang memikat bagi pengunjung yang ingin bersantai menikmati kopi dan alunan melody kenangan.

Owner KKA, Budi Dharma, SH, menyatakan bahwa kehadiran sajian musik lawas ini sengaja dihadirkan untuk memberikan variasi hiburan dan menciptakan pengalaman berbeda bagi para pelanggan. “Respons pengunjung sangat positif. Suasana kafe jadi lebih hidup dan berenergi,” ujarnya, menegaskan bahwa musik lawas tetap memiliki pangsa pasar dan daya tariknya sendiri.

Apresiasi terhadap konsep ini juga datang dari kalangan publik figur. CEO Sumut24 Group, Rianto SH MH atau Anto Genk, melihat momentum ini sebagai bagian dari upaya menjaga eksistensi dan ruang berekspresi para seniman lokal. “Konsep seperti ini penting dikembangkan agar seniman tetap punya panggung dan karya mereka terus dinikmati masyarakat,” katanya.

Salah satu personel, Achin dari Booster Latin, mengungkapkan kebahagiaannya bisa berbagi energi positif melalui lagu-lagu kenangan. “Kami senang bisa tampil dan membangkitkan memori indah pendengar. Semoga musik lawas tetap dicintai dan terus menghibur,” ujarnya penuh harap.

Booster & Blues diisi oleh sembilan musisi berpengalaman yang membentuk harmonisasi solid. Formasi ini terdiri dari Endang (bass), Ucha (keyboard), Achin (piano), Adex (gitar), Hendra (drum), Cheppy (perkusi), serta trio pemain saksofon: Dedek, Win, dan Zamuddin.

Keberadaan Booster & Blues di KKA Medan tidak hanya sekadar menjadi hiburan mingguan, tetapi juga memperkaya lanskap budaya kota dengan menghidupkan kembali warisan musik lawas. Inisiatif ini diharapkan dapat menginspirasi ruang-ruang publik lainnya untuk memberikan panggung bagi karya-karya musik yang penuh kenangan, sekaligus menjaga vitalitas industri kreatif lokal.KR03

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramadan Berbagi: IPK Eks Barteng dan Polsek Barumun Tengah Sebarkan 300 Paket Takjil ke Pengguna Jalan
Kadis Perhubungan Padangsidimpuan Jadi Tersangka Korupsi Parkir, Diduga Serap Rp432,4 Juta Dana Retribusi
Apresiasi untuk Penertiban PETI Madina, GAPERTA Dorong Tindaklanjuti ke Angkola Selatan
Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, tetap mempertahankan Surat Edaran
Wali Kota Medan Terbitkan Surat Edaran Penataan Penjualan Daging Non-Halal, Bukan Larangan Total
Aksi Protes Warga Tak Digubris, Truk Bermuatan Pasir Terperosok di Jalan Negeri Lama
Salat Tarawih Pertama, Bupati Madina Mengajak Masyarakat Tingkatkan Ibadah Selama Ramadhan
Penguatan Desa: Fondasi Kokoh Menuju Sumatera Utara yang Maju dan Berkelanjutan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 19:09 WIB

Ramadan Berbagi: IPK Eks Barteng dan Polsek Barumun Tengah Sebarkan 300 Paket Takjil ke Pengguna Jalan

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:26 WIB

Kadis Perhubungan Padangsidimpuan Jadi Tersangka Korupsi Parkir, Diduga Serap Rp432,4 Juta Dana Retribusi

Kamis, 5 Maret 2026 - 06:28 WIB

Apresiasi untuk Penertiban PETI Madina, GAPERTA Dorong Tindaklanjuti ke Angkola Selatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:48 WIB

Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, tetap mempertahankan Surat Edaran

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:43 WIB

Wali Kota Medan Terbitkan Surat Edaran Penataan Penjualan Daging Non-Halal, Bukan Larangan Total

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB