KompasReal.com–Koperasi Unit Desa (KUD) HEMAT menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Bantuan diserahkan langsung ke Posko Banjir Desa Sinunukan 4 pada Jumat, 28 November 2025, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah akibat curah hujan ekstrem.
Ketua KUD HEMAT, Hamid, menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penyaluran bantuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya bersama para anggota juga tengah melakukan evakuasi terhadap warga yang tinggal di barak pemanen, yang sebagian besar merupakan karyawan sekaligus warga desa. “Bantuan ini ala kadarnya, Pak. Mohon maaf atas keterlambatan. Kami kemarin juga sedang mengevakuasi warga yang tinggal di barak,” ujar Hamid.
Menurutnya, sebanyak 30 jiwa terdiri dari orang dewasa dan anak-anak terpaksa dievakuasi dari lokasi terdampak banjir. Hambatan komunikasi akibat jaringan telepon yang tidak berfungsi turut mempersulit koordinasi dengan posko utama. “Karena jaringan telepon juga tidak ada, saya tidak bisa memberikan laporan cepat ke posko,” tambahnya.
Hamid menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Sinunukan. Atas nama KUD HEMAT, ia menegaskan komitmen untuk terus membantu masyarakat semampu mungkin dalam situasi darurat ini.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa beras dan mie instan, dan langsung diserahkan melalui posko penanganan banjir yang telah ditetapkan. Pihak posko mengapresiasi dukungan tersebut karena sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pengungsian.
KUD HEMAT berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban serta memperkuat semangat gotong royong di tengah kondisi yang sulit. “Kami ikut berduka dan semoga musibah ini segera berlalu,” tutup Hamid.
Sumber: Kompas Real.com (KR06)













