LSM P2NAPAS Pertanyakan Aksi Plan Pemkab Dharmasraya Atas Temuan BPK

KompasReal.id

- Editor

Rabu, 30 Oktober 2024 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Ketua Umum LSM P2NAPAS, Ahmad Husein, saat memberikan keterangan pers di Dharmasraya.

i

Keterangan Foto: Ketua Umum LSM P2NAPAS, Ahmad Husein, saat memberikan keterangan pers di Dharmasraya.

Dharmasraya, KompasReal.com – Lembaga Swadaya Masyarakat Perkumpulan Pemuda Nusantara Pas Aman (LSM P2NAPAS) mempertanyakan rencana aksi (aksi plan) tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas temuan dalam laporan hasil pemeriksaan kepatuhan atas belanja daerah Pemkab Dharmasraya tahun anggaran 2023.

Ketua Umum LSM P2NAPAS, Ahmad Husein, mengatakan sejumlah temuan BPK tersebut di antaranya:

1. Kelebihan pembayaran belanja pegawai.

2. Pembayaran belanja barang dan jasa, belanja honorarium.

3. Data peserta penerima iuran dan bantuan iuran Jaminan Kesehatan Sumatera Barat Sakato (JKSS) bagi Penduduk Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) belum sepenuhnya akurat.

4. Pertanggungjawaban belanja barang dan jasa pada Sekretariat Daerah tidak sesuai dengan kondisi senyatanya, belum dibayarkan kepada penyedia jasa, serta kekurangan penyetoran pajak ke kas negara.

5. Kekurangan volume atas enam paket pekerjaan belanja modal gedung dan bangunan pada Dinas Pendidikan.

6. Kekurangan volume atas enam paket pekerjaan belanja modal jalan pada dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Berdasarkan surat pernyataan Bupati Dharmasraya pada 29 Januari 2024, Pemkab Dharmasraya berjanji akan menindaklanjuti temuan BPK tersebut selama 60 hari.

“Kami ingin mengetahui langkah konkret yang telah diambil Pemkab Dharmasraya dalam menindaklanjuti temuan BPK tersebut. Apakah sudah ada aksi plan yang terstruktur dan terukur untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ditemukan?” ujar Ahmad Husein.

LSM P2NAPAS berharap Pemkab Dharmasraya dapat segera memberikan penjelasan kepada publik mengenai langkah-langkah yang diambil untuk menyelesaikan temuan BPK.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan
Ahmad Solih Nasution Resmi Pimpin Bidang Usaha Korwasis Madina
Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani
DLH Madina Gandeng Korwasis Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Desa
Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue
Polres Tapsel Ungkap Peredaran Sabu di Sipirok, Sita Barang Bukti 10 Gram dari Rumah Pelaku
Viral Isu ‘Beking’ Perambahan Hutan, Polres Tapsel: Itu Tidak Benar
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Bekuk Pengedar Sabu, Amankan Barang Bukti 1,13 Gram
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan

Selasa, 8 September 2026 - 01:17 WIB

Ahmad Solih Nasution Resmi Pimpin Bidang Usaha Korwasis Madina

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani

Senin, 7 September 2026 - 21:25 WIB

DLH Madina Gandeng Korwasis Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Desa

Senin, 7 September 2026 - 17:36 WIB

Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue

Berita Terbaru