Migrasi Tahunan Terbesar — Arus Mudik Imlek di China Diperkirakan Capai Rekor 9,5 Miliar Perjalanan

Redaksi

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Beijing, China — Gelombang mudik Tahun Baru Imlek atau dikenal sebagai Spring Festival travel rush (chunyun) tahun 2026 ini diperkirakan akan menjadi yang terbesar dalam sejarah dengan sekitar 9,5 miliar perjalanan darat, laut, dan udara yang dilakukan oleh masyarakat China di seluruh negeri. Jumlah ini melampaui rekor perjalanan sebelumnya dan menunjukkan mobilitas penduduk yang sangat tinggi menjelang perayaan Imlek.

Otoritas transportasi China memproyeksikan total 9,5 miliar perjalanan penumpang selama periode chunyun yang berjalan 40 hari penuh dari 2 Februari hingga 13 Maret 2026 — ini mencakup semua moda angkutan: jalan raya, perkeretaapian, penerbangan, dan kapal.

Mudik Imlek ini digambarkan sebagai migrasi manusia terbesar di dunia, karena jumlah orang yang berpindah antardaerah dalam waktu singkat mencapai skala yang luar biasa untuk reunifikasi keluarga saat perayaan Tahun Baru Cina.

Dominasi Moda Transportasi
Perjalanan darat (jalan raya) masih menjadi moda dominan, mencakup sekitar 80 % dari total perjalanan.

Kereta api diperkirakan melayani lebih dari 540 juta perjalanan penumpang, sebagai bagian dari jaringan rel Tiongkok yang sangat padat dan efisien.

Penerbangan sipil mencatat sekitar 95 juta penumpang udara, dengan kapasitas penerbangan ditingkatkan untuk mengakomodasi lonjakan permintaan.

Pertumbuhan Dibandingkan Tahun Lalu
Perkiraan 9,5 miliar perjalanan tahun ini mengalahkan rekor sebelumnya sekitar 9,02 miliar perjalanan pada musim mudik Imlek 2025.

Lonjakan mobilitas ini juga terjadi setelah pemerintah memperpanjang masa liburan resmi Imlek menjadi 9 hari, dengan tujuan mendorong konsumsi domestik dan pergerakan masyarakat.

Selama minggu pertama chunyun, tercatat lebih dari 1,4 miliar perjalanan antardaerah saja, dengan rata-rata harian yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pada hari-hari pertama saja, diperkirakan hampir 188 juta perjalanan terjadi pada satu hari pertama travel rush.

Baca Juga :  Naga Bonar Sesungguhnya: Timur Pane, Jenderal Rakyat yang Ditakuti Belanda di Medan Area

 

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Sumber Berita: Xinhua otoritas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Bungkam Menjadi Penyesalan: Kisah Pernikahan Putra Pemimpin Tertinggi Iran yang Menggugat Logika Duniawi” —
Kedubes Iran di China: Kami Tak Butuh Sumbangan Uang, Tapi Solidaritas Internasional 
Video Joget di Monumen Perang AS Viral, Picu Kecaman Publik
Integrasi Kurikulum Al-Qur’an ke Sekolah Negeri: Strategi Senegal Memodernisasi
Tren “Tight Men” di Jepang: Kekhawatiran Baru atas Keamanan Publik
Trump Tertekan, Iran Unggul di Perang Politik
Mehdi Taremi Siap Tinggalkan Olympiacos, Kembali ke Iran Demi Membela Negara
Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Serangan Terhadap Rudal Iran
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:27 WIB

Dari Bungkam Menjadi Penyesalan: Kisah Pernikahan Putra Pemimpin Tertinggi Iran yang Menggugat Logika Duniawi” —

Senin, 9 Maret 2026 - 00:52 WIB

Kedubes Iran di China: Kami Tak Butuh Sumbangan Uang, Tapi Solidaritas Internasional 

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:25 WIB

Video Joget di Monumen Perang AS Viral, Picu Kecaman Publik

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:29 WIB

Integrasi Kurikulum Al-Qur’an ke Sekolah Negeri: Strategi Senegal Memodernisasi

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:00 WIB

Tren “Tight Men” di Jepang: Kekhawatiran Baru atas Keamanan Publik

Berita Terbaru

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB

Mandailing natal

Kapolres Madina dan Bupati Tinjau Pos PAM II Natal hingga Pantai Kavling

Kamis, 19 Mar 2026 - 19:31 WIB