P2NAPAS Apresiasi Kinerja Polda Sumbar Ungkap Kasus Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan

Redaksi

- Editor

Sabtu, 21 September 2024 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono saat konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan gadis penjual gorengan di Padang Pariaman.

i

Keterangan Foto: Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono saat konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan gadis penjual gorengan di Padang Pariaman.

Padang, KompasReal.com – LSM P2NAPAS memberikan apresiasi kepada Kepolisian Daerah Provinsi Sumatera Barat atas keberhasilan dalam menangkap IS, pelaku dugaan pembunuhan terhadap NKS (18), seorang gadis penjual gorengan keliling, yang ditemukan tewas di Padang Pariaman.

“Ya bangga dan berikan Apresiasi yang setinggi tingginya atas Kinerja Kepolisian Daerah Provinsi Sumatera Barat atas tertangkap dugaan pelaku Pembunuhan Gadis penjual gorengan tersebut, hal inilah yang ditunggu tunggu oleh masyarakat,” ujar Ketua Umum LSM P2NAPAS Ahmad Husein kepada wartawan, Selasa (20/9).

Penangkapan IS yang sempat buron selama sepuluh hari ini menjadi bukti nyata komitmen Polda Sumbar dalam mengungkap kasus kejahatan, khususnya kasus kekerasan terhadap perempuan. Tim gabungan yang terdiri dari 70 personel, menggunakan berbagai metode investigasi, termasuk bantuan anjing pelacak (K9), berhasil menemukan IS di sebuah rumah kosong berdasarkan informasi dari masyarakat.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono menjelaskan, “Tim kami telah bekerja keras untuk mengungkap kasus ini. Kami menemukan barang bukti, termasuk tali rafia dan pakaian korban, yang saat ini sedang dianalisis lebih lanjut.”

Kapolda Suharyono menegaskan bahwa kasus ini akan dikenakan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap motif dan kemungkinan keterlibatan tersangka lain dalam kejahatan ini.

“Kami masih mendalami apakah korban meninggal sebelum atau sesudah dikuburkan oleh tersangka,” tambahnya.

Kapolda Sumbar juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pengungkapan kasus ini, termasuk jajaran TNI, Polri, Bareskrim, kejaksaan, serta masyarakat yang memberikan informasi.

“Proses pengungkapan kasus ini memakan waktu 11 hari, dan kerjasama semua pihak sangat penting,” tutup Irjen Pol. Suharyono.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan
Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini
Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan
Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165
Dokter Muda Ditemukan Meninggal Dunia di Samping RSUD Tengku Rafian Siak, Polisi Selidiki Penyebabnya
Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat
ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia
Tahukah Kamu? Hati Bekerja Tanpa Henti Menjaga Tubuh, Tapi Saat Bermasalah, Gejalanya Sering Tidak Disadari
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:20 WIB

Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:02 WIB

Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:47 WIB

Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:20 WIB

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:57 WIB

Dokter Muda Ditemukan Meninggal Dunia di Samping RSUD Tengku Rafian Siak, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru