PEMERINTAH LUNCURKAN STIMULUS EKONOMI JELANG RAMADHAN DAN IDUL FITRI

Redaksi

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id.Nasional.dalam rangka menjaga daya beli masyarakat menjelang bulan ramadahan, pemerintah luncurkan stimulus ekonomi. Program ini diluncurkan di stasiun Gambir, Jakarta pada tanggal 10 Februari 2026.

Menjelang ramadhan hingga hari raya idul fitri, aktivitas jual beli masyarakat akan meningkat,misalnya peningkatan jual beli sembako seperti minyak goreng, beras, gula dan daging.

Dari sektor jasa misalnya,peningkatan pembelian tiket mudik dan kebutuhan akan sarana transportasi.meningkatnya permintaan Barang dan jasa oleh masyarakat bisa mengakibatkan inflasi.

Untuk mencegah inflasi dan menjaga daya beli masyarakat tetap kuat, pemerintah meluncurkan stimulus ekonomi.di lansir dari akun media sosial Sekretaris Kabinet RI, Beberapa kebijakan paket stimulus ekonomi menjelang ramadhan antara lain:

Sektor jasa tarif transportasi dengan estimasi anggaran sebesar Rp 911,16 miliar dari APBN dan dukungan dari Non APBN, dengan rincian berikut.

1.diskon tarif kereta api sebesar 30%, periode 14-29 Maret 2026, dengan target 1,2 juta penumpang.

2.Diskon angkutan laut sebesar 30%, periode 11 Maret-5 April 2026,target 445 ribu penumpang.

3. Diskon angkutan penyeberangan sebesar 100% dari tarif jasa kepelabuhanan,periode 12-31 Maret 2026,target 945 ribu unit kendpenumpa 2,4 juta penumpang

4.diskon angkutan udara sebesar 17-18% untuk kelas ekonomi perjalanan Domestik, periode 14-29 Maret 2026,target 3,3 juta penumpang.

5. Work form anyWhere (WA) Atau flexible working arrangement, selama 5 hari yaitu pada tanggal 16,17,25,26 dan 27 Maret 2026.

6.Penyaluran bantuan pangan untuk memperkuat daya beli, berupa 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng/bulan yang diberikan sekaligus untuk 2 bulan. Bantuan ini ditargetkan kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat dari kelompok desil 1-4, dengan estimasi anggaran Rp 11,92 triliun.(KR 07)

Penulis : Genfe saputra hts

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret
Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026
PERTAMA KALI! TNI AL Kirim Pemudik Roda Dua Lintas Pulau Jakarta-Babel dengan KRI Semarang-594
Pangdam XXIV/MT Mayjen TNI Lucky Avianto Tinjau Langsung Pos Kotis Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali di Papua Selatan  
252 SPPG DI SUMUT DI TUTUP, 6 SPPG DIANTARANYA DI TAPSEL DAN PADANGSIDIMPUAN
Kasad Hadiri Peringatan HUT ke-65 Kostrad di Cilodong
Prabowo Kumpulkan Para Mantas, Bahas Dampak Konflik Iran-AS bagi Kedaulatan Ekonomi dan Energi RI
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:57 WIB

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:22 WIB

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:16 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 12:14 WIB

PERTAMA KALI! TNI AL Kirim Pemudik Roda Dua Lintas Pulau Jakarta-Babel dengan KRI Semarang-594

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:26 WIB

Pangdam XXIV/MT Mayjen TNI Lucky Avianto Tinjau Langsung Pos Kotis Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali di Papua Selatan  

Berita Terbaru

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB

Mandailing natal

Kapolres Madina dan Bupati Tinjau Pos PAM II Natal hingga Pantai Kavling

Kamis, 19 Mar 2026 - 19:31 WIB