KompasReal.id, PADANGSIDIMPUAN – Polres Padangsidimpuan menggelar kegiatan sosialisasi dan sinergi bersama Kementerian Kehutanan serta masyarakat untuk menjaga kelestarian orangutan dan satwa liar lainnya, Kamis (7/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Pratidina Polres Padangsidimpuan itu merupakan bagian dari rangkaian Road To Hari Konservasi Alam Nasional 2026 dengan tema “Sinergi Kepolisian, Kementerian Kehutanan Bersama Masyarakat Untuk Kelestarian Orangutan dan Satwa Liar Lainnya.”
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, Kepala Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan BBKSDA Sumatera Utara Susilo Ari Wibowo, S.Hut., M.Sc, Koordinator Tim APE Patriot Centre for Orangutan Protection Rahmad Fauzi, S.Hut, para lurah, kepala desa se-Kota Padangsidimpuan, hingga personel Bhabinkamtibmas Polres Padangsidimpuan.
Dalam sambutannya, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna menegaskan pentingnya sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, perangkat desa dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta kelestarian sumber daya alam. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait perlindungan satwa liar dan pencegahan perusakan hutan.
Kapolres turut menekankan agar masyarakat tidak melakukan perburuan, perdagangan maupun pemeliharaan satwa dilindungi yang melanggar hukum. Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak Kepolisian maupun BBKSDA apabila mengetahui adanya aktivitas ilegal terkait perambahan hutan, perburuan ataupun perdagangan satwa liar.
Sementara itu, Kepala Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan BBKSDA Sumatera Utara Susilo Ari Wibowo menjelaskan bahwa orangutan merupakan satwa dilindungi yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar hutan karena dapat merusak habitat satwa liar dan memicu bencana lingkungan.
Koordinator Tim APE Patriot Centre for Orangutan Protection Rahmad Fauzi menambahkan, kerusakan habitat, pembukaan lahan, perburuan dan perdagangan ilegal satwa liar menjadi ancaman utama terhadap kelangsungan hidup orangutan. Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat respon positif dari para lurah, kepala desa dan Bhabinkamtibmas yang hadir. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
Penulis : Kr03
Editor : Emas












