Presiden AS: Harapannya Tidak Perlu Aksi Militer terhadap Iran

Redaksi

- Penulis

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Kamis bahwa ia berharap tindakan militer terhadap Iran bisa dihindari, meskipun ketegangan antara Washington dan Teheran semakin meningkat. Trump menyampaikan hal ini sambil menegaskan bahwa AS sedang mengirim armada besar ke kawasan sebagai sinyal kekuatan sekaligus untuk memperkuat posisinya.

Trump menyebutkan bahwa komunikasi dengan pihak Iran tengah berlangsung dan ia berencana untuk melanjutkan pembicaraan dalam upaya mencari solusi diplomatik. Pernyataannya itu disampaikan saat Trump menghadiri acara premiere film tentang istrinya, Melania Trump.

“Kami memiliki sebuah grup yang menuju ke sebuah tempat bernama Iran, dan mudah-mudahan kita tidak perlu menggunakannya,” ujar Trump kepada wartawan, mengacu pada kekuatan militer yang dikerahkan. Ia menegaskan harapannya agar negosiasi bisa meredakan ketegangan tanpa harus berujung pada konflik bersenjata.

Pernyataan tersebut muncul di tengah ancaman keras dari Iran bahwa mereka akan menyerang pangkalan dan kapal induk AS jika Washington melakukan serangan militer lebih dahulu. Ancaman ini membuat risiko konflik semakin nyata dan memicu kekhawatiran dari negara lain di kawasan.

Sekretaris Jenderal PBB juga menyerukan negosiasi nuklir sebagai langkah untuk menghindari krisis yang bisa berdampak luas di wilayah Timur Tengah, sementara beberapa pangkalan militer AS di kawasan tetap dalam status siaga tinggi.

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Bungkam Menjadi Penyesalan: Kisah Pernikahan Putra Pemimpin Tertinggi Iran yang Menggugat Logika Duniawi” —
Kedubes Iran di China: Kami Tak Butuh Sumbangan Uang, Tapi Solidaritas Internasional 
Video Joget di Monumen Perang AS Viral, Picu Kecaman Publik
Integrasi Kurikulum Al-Qur’an ke Sekolah Negeri: Strategi Senegal Memodernisasi
Tren “Tight Men” di Jepang: Kekhawatiran Baru atas Keamanan Publik
Trump Tertekan, Iran Unggul di Perang Politik
Mehdi Taremi Siap Tinggalkan Olympiacos, Kembali ke Iran Demi Membela Negara
Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Serangan Terhadap Rudal Iran
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:27 WIB

Dari Bungkam Menjadi Penyesalan: Kisah Pernikahan Putra Pemimpin Tertinggi Iran yang Menggugat Logika Duniawi” —

Senin, 9 Maret 2026 - 00:52 WIB

Kedubes Iran di China: Kami Tak Butuh Sumbangan Uang, Tapi Solidaritas Internasional 

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:25 WIB

Video Joget di Monumen Perang AS Viral, Picu Kecaman Publik

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:29 WIB

Integrasi Kurikulum Al-Qur’an ke Sekolah Negeri: Strategi Senegal Memodernisasi

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:00 WIB

Tren “Tight Men” di Jepang: Kekhawatiran Baru atas Keamanan Publik

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB