KompasReal.com,PT Agincourt Resources (PTAR)–pengelola Tambang Emas Martabe, menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, dan Padangsidimpuan. Melalui pernyataan resminya, PTAR turut berbelasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia, masyarakat yang terluka, serta warga yang harus mengungsi akibat bencana ini. Perusahaan berharap situasi segera pulih dan proses penanganan dapat berlangsung cepat serta aman.
Sejak awal kejadian, PTAR langsung mengerahkan Emergency Response Team (ERT) lengkap dengan perahu karet, peralatan evakuasi, dan perlengkapan medis untuk membantu penanganan darurat. Tim ERT perusahaan bergerak ke sejumlah titik terdampak seperti Huta Godang, Parsariran, Mabang, dan Angkola Barat. Langkah cepat ini dilakukan sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap keselamatan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Untuk memperkuat layanan darurat, PTAR juga mendirikan Posko Penanggulangan Bencana dan Bantuan Kesehatan di Desa Batu Hula dan Sopo Daganak, Kecamatan Batang Toru. Posko tersebut menyediakan layanan medis cepat, ruang koordinasi, serta distribusi kebutuhan mendesak, termasuk bahan pangan, makanan siap saji, air mineral, dan obat-obatan. Perusahaan juga menyiapkan tenaga juru masak dan menyediakan pakaian layak pakai bagi pengungsi.
PTAR terus menjalin koordinasi erat dengan berbagai lembaga terkait, seperti BPBD, TNI/Polri, Basarnas, dinas kesehatan, dinas sosial, serta para relawan dan pemangku kepentingan setempat. Kolaborasi ini ditujukan untuk memastikan seluruh proses evakuasi, penyaluran bantuan, hingga layanan kesehatan berjalan efektif dan sesuai dengan arahan dari pemerintah.
Berdasarkan perkiraan cuaca resmi, wilayah Batang Toru masih berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan. Curah hujan pada November ini telah mencapai 846 mm, jauh di atas rata-rata normal bulanan yang berkisar 540,3 mm. Menghadapi kondisi tersebut, PTAR meningkatkan kesiapsiagaan tim ERT dan memperkuat pemantauan di lapangan untuk mengantisipasi potensi risiko lanjutan.
Perusahaan memastikan bahwa operasional Tambang Emas Martabe tetap berjalan normal dan tidak terdampak langsung oleh situasi bencana. Meski demikian, PTAR tetap memperketat prosedur keselamatan dan pemantauan terhadap seluruh aktivitas operasional guna menjamin keamanan karyawan, mitra kerja, dan masyarakat sekitar.
PTAR menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan cepat, tepat, dan bertanggung jawab selama masa penanganan bencana. Melalui komunikasi yang transparan dan koordinasi yang terarah, perusahaan berharap masyarakat terdampak dapat segera pulih dan bangkit lebih kuat. Pernyataan resmi ini disampaikan oleh Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono.KR03













