Sumatera Barat Dapat Rp18,9 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana

Redaksi

- Editor

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Padang, 2 Februari 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp18,9 triliun untuk mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Provinsi Sumatera Barat. Dana ini ditujukan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan publik yang rusak akibat banjir bandang dan longsor beberapa waktu lalu.

Penegasan mengenai alokasi anggaran tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Pascabencana Hidrometeorologi yang berlangsung di Padang akhir Januari 2026. Rosiade mengatakan bahwa dukungan anggaran ini merupakan komitmen pemerintah pusat untuk hadir langsung dalam pemulihan daerah terdampak.

Menurut keterangan yang dirilis, dana Rp18,9 triliun akan digunakan untuk pembangunan dan perbaikan jalan, jembatan, jaringan irigasi, normalisasi sungai, serta fasilitas publik seperti sekolah, perkantoran, hingga rumah ibadah. Proyek-proyek ini dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan diharapkan mampu meningkatkan konektivitas serta kualitas infrastruktur di Sumbar secara menyeluruh.

Gubernur Mahyeldi Ansharullah dan perwakilan pemerintah daerah se-Sumatera Barat turut hadir dalam forum tersebut untuk mematangkan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang menjadi dasar pengalokasian anggaran. Kolaborasi lintas lembaga ini dianggap krusial agar proses pemulihan berjalan cepat, efektif, dan tepat sasaran.

Selain fokus pada infrastruktur, pemerintah daerah juga mendorong percepatan pendataan kerusakan secara akurat sebagai bagian dari penanganan pascabencana yang berkelanjutan. Upaya ini melibatkan koordinasi antara pusat, provinsi, dan kabupaten/kota agar sumber daya anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal dan mendukung pemulihan ekonomi masyarakat.

 

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyiapan Lahan Selesai, Inisiatif MDA Bawa Wajah Baru Lanai Hilir
Sudah Dibayar Lunas, Proyek Puskesmas Bonjol Pasaman Masih Sisakan Temuan Kekurangan Volume
Tangis Ibu-Ibu Tambang Rakyat: Harapan Hidup Ribuan Keluarga Menanti Solusi Pemerintah
Jalan Sempit dan Rusak, Truk Miring Hambat Perjalanan di Panti–Simpang Empat
Momen Kebanggaan: Tiga Siswi Terbaik Kelas VII-3 Dapat Apresiasi Sekolah
Puncak Panaroma Dua Koto: Pesona Senja Emas yang Jadi Andalan Wisata Pasaman
Saat Bupati Harus Mengurus Stok Obat, Publik Pertanyakan Pengawasan Kesehatan di Pasaman
Keluhan Obat Kosong Mencuat, Dinkes Pasaman: Pengadaan Obat RSUD Sudah Menjadi Kewenangan BLUD
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:38 WIB

Penyiapan Lahan Selesai, Inisiatif MDA Bawa Wajah Baru Lanai Hilir

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:59 WIB

Sudah Dibayar Lunas, Proyek Puskesmas Bonjol Pasaman Masih Sisakan Temuan Kekurangan Volume

Senin, 22 Juni 2026 - 18:53 WIB

Tangis Ibu-Ibu Tambang Rakyat: Harapan Hidup Ribuan Keluarga Menanti Solusi Pemerintah

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:06 WIB

Jalan Sempit dan Rusak, Truk Miring Hambat Perjalanan di Panti–Simpang Empat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:54 WIB

Momen Kebanggaan: Tiga Siswi Terbaik Kelas VII-3 Dapat Apresiasi Sekolah

Berita Terbaru

Sumatera Barat

Penyiapan Lahan Selesai, Inisiatif MDA Bawa Wajah Baru Lanai Hilir

Selasa, 23 Jun 2026 - 19:38 WIB