TAK MAIN-MAIN! Tim Hukum Mia dan Yani Kawal Ketat Kasus Penganiayaan di Sungai Beremas, Dorong Gelar Perkara dan Bangun Dukungan Publik

Redaksi

- Editor

Selasa, 14 April 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, PASAMAN BARAT – Komitmen terhadap penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan kembali ditegaskan dalam penanganan kasus dugaan penganiayaan di wilayah hukum Polsek Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Tim hukum dari Kantor Hukum Pondok Peranginan Afnan, SH dan Rekan turun langsung mengawal proses hukum demi memastikan keadilan bagi para pihak.

Pendampingan hukum ini diberikan kepada Mia Safitri dan Sri Handa Yani setelah keduanya menyerahkan Surat Kuasa Khusus pada 12 April 2026. Tim yang dipimpin oleh Afnan, SH bergerak cepat dengan melakukan koordinasi langsung bersama penyidik di Polsek Sungai Beremas, Air Bangis, sehari setelah penyerahan kuasa.

Dalam pertemuan tersebut, pihak kepolisian melalui Kanit Reskrim yang mewakili Kapolsek AKP Elvis Susilo, SH, MH memaparkan perkembangan laporan pengaduan tertanggal 1 Maret 2026. Kasus ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana penganiayaan yang diduga dilakukan oleh inisial N dan rekan-rekannya.

Peristiwa penganiayaan tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu, 1 Maret 2026 sekitar pukul 18.30 WIB di Jorong Kampung Padang Utara, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas. Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa pelapor, saksi, serta pihak terlapor sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Kanit Reskrim menegaskan bahwa proses hukum berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Bahkan, pihak kepolisian telah menerbitkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) pada 11 April 2026 sebagai bentuk transparansi kepada pelapor. Saat ini, penyidik tengah mempersiapkan gelar perkara untuk menentukan kelanjutan proses hukum ke tahap penyidikan.

Tim hukum menyambut positif langkah terbuka dari pihak kepolisian tersebut. Mereka menilai koordinasi yang baik antara penyidik dan kuasa hukum merupakan bagian penting dalam menjamin perlindungan hak-hak klien serta menjaga akuntabilitas proses hukum yang sedang berjalan.

Baca Juga :  Peringati Hari Pendidikan Nasional, Satgas Swasembada Yonif 643/Wns Koops TNI Habema Gelar Rangkaian Kegiatan Di Sekolah Dasar Inpres Kibay

Di sela agenda hukum, tim juga melakukan silaturahmi dengan camat setempat serta tokoh masyarakat, termasuk Najar Lubis yang dikenal sebagai sosok dermawan. Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga kondusivitas wilayah sekaligus memperkuat dukungan moral masyarakat terhadap proses penegakan hukum yang transparan dan berkeadilan.

Penulis : Kr06

Editor : Emas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kawasan Wisata Kebanggaan Pasaman Dihantui Masalah Kebersihan dan Pemeliharaan, Publik Menanti Pembenahan
TWA Rimbo Panti Memprihatinkan: Sampah Berserakan, Fasilitas dan Tempat Ibadah Terabaikan
Idul Adha di Sumbar, Sapi Kurban Raksasa hingga Tradisi Makan Basamo Jadi Sorotan
LSM P2NAPAS Desak PLN Transparan Usai Pemadaman Massal di Sumatera: Pelayanan Publik Dinilai Gagal Jaga Keandalan Sistem
DPR RI Soroti Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Mulyadi Minta TNI Bertindak Tegas
DPR RI Soroti Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Mulyadi Minta TNI Bertindak Tegas
Balita 2 Tahun di Padang Diduga Disiksa Ayah Kandung, Tubuh Korban Penuh Luka
Mobil Rombongan Wagub Sumbar Vasco Ruseimy Dikabarkan Alami Kecelakaan di Jalur Solok Selatan
Berita ini 37 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:47 WIB

Kawasan Wisata Kebanggaan Pasaman Dihantui Masalah Kebersihan dan Pemeliharaan, Publik Menanti Pembenahan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:48 WIB

TWA Rimbo Panti Memprihatinkan: Sampah Berserakan, Fasilitas dan Tempat Ibadah Terabaikan

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:30 WIB

Idul Adha di Sumbar, Sapi Kurban Raksasa hingga Tradisi Makan Basamo Jadi Sorotan

Senin, 25 Mei 2026 - 12:44 WIB

LSM P2NAPAS Desak PLN Transparan Usai Pemadaman Massal di Sumatera: Pelayanan Publik Dinilai Gagal Jaga Keandalan Sistem

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:50 WIB

DPR RI Soroti Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Mulyadi Minta TNI Bertindak Tegas

Berita Terbaru