KompasReal.id, Kecelakaan maut terjadi di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ketika sebuah mobil minibus tertabrak kereta api penumpang SriBilah Utama di perlintasan tanpa palang pintu pada Rabu sore (21/1/2026).
Korban jiwa terus bertambah. Awalnya dilaporkan tujuh orang tewas, tetapi kemudian polisi menyatakan jumlah korban meninggal telah meningkat menjadi sembilan orang setelah pengemudi yang sempat kritis di rumah sakit meninggal dunia.
Perlintasan tanpa palang pintu menjadi sorotan utama, karena tidak ada pengaman otomatis yang dapat menghentikan kendaraan saat kereta mendekat — faktor yang membuat insiden ini cepat berubah fatal.
Delapan penumpang dalam mobil langsung tewas di lokasi, sementara satu lagi meninggal setelah sempat dirawat. Polisi kini tengah menyelidiki detil kecelakaan ini.
Keluarga korban berduka, dengan kerumunan warga melayat dan menyampaikan jeritan kesedihan karena kehilangan sekaligus anggota keluarga dalam kecelakaan tragis ini.
Imbauan keselamatan dari aparat kepolisian Sumut menyebutkan agar masyarakat lebih berhati-hati di perlintasan kereta, terutama yang tidak dilengkapi palang pintu — “stop, lihat, dan dengar kereta sebelum melintas”.KR03
Penulis : Edy siregar
Editor : EMAS













