KompasReal.com, Tarutung – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Bonapasogit resmi ditutup pada Kamis, 12 Desember 2025, di Hotel Hineni Tarutung. Penutupan dilakukan langsung oleh Dewan Kehormatan PWI Pusat, Atal S. Depari, yang memberikan pesan kuat agar seluruh peserta terus menjaga marwah profesi jurnalistik dengan integritas dan disiplin tinggi.
Dalam sambutannya, Atal S. Depari menyampaikan bahwa UKW bukan sekadar formalitas, tetapi gerbang menuju profesionalisme yang sesungguhnya. Ia menegaskan bahwa wartawan harus tetap independen, berpegang pada kode etik, serta mampu menghadirkan informasi yang akurat dan berimbang kepada publik. “Kompetensi adalah pondasi. Amanah ini harus dijaga,” ujarnya.
Dari total 34 peserta yang mengikuti UKW selama dua hari, hanya 27 peserta yang dinyatakan kompeten oleh tim penguji. Hasil ini disampaikan secara resmi pada sesi penutupan, disertai harapan agar para peserta yang belum lulus tetap bersemangat dan meningkatkan kemampuan jurnalistik mereka.
Para peserta yang dinyatakan kompeten berasal dari beragam daerah, termasuk Tabagsel, Tapanuli Raya, dan sejumlah kabupaten/kota lainnya. Tim penguji menilai bahwa para peserta umumnya telah menunjukkan kemampuan dasar jurnalistik yang memadai, mulai dari penulisan berita, wawancara, verifikasi, hingga pemahaman etika pers.
Sementara itu, para peserta dari wilayah Tabagsel telah kembali ke daerah masing-masing setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama UKW dapat diterapkan dalam tugas-tugas liputan di lapangan. Momentum ini juga menjadi ajang memperkuat jejaring antarjurnalis se-Tapanuli.
UKW PWI Bonapasogit tahun ini dinilai berjalan sukses dan tertib. Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkala untuk mendorong lahirnya lebih banyak wartawan kompeten, independen, dan profesional, khususnya di wilayah Sumatera Utara. (KR03)













