Lagu Viral Guncang Dunia, Musik Lokal Tembus Panggung Internasional

KompasReal.id

- Editor

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id. Fenomena lagu viral kembali mengguncang industri musik dunia pada 2026, ketika sejumlah karya dari berbagai negara mendadak melejit melalui media sosial. Platform seperti TikTok dan YouTube menjadi pemicu utama, mendorong lagu-lagu yang sebelumnya kurang dikenal menjadi trending dan didengar jutaan orang dalam waktu singkat.

Salah satu contoh mencolok adalah lagu “Tabola Bale” yang berhasil menarik perhatian internasional hingga masuk nominasi di Music Awards Japan 2026. Lagu ini memadukan unsur bahasa daerah dengan aransemen modern, membuktikan bahwa identitas lokal justru menjadi daya tarik kuat di pasar global.

Tak hanya itu, fenomena viral juga memicu kebangkitan lagu-lagu lama yang kembali populer. Banyak karya rilisan lama mendadak naik ke tangga lagu internasional setelah digunakan dalam konten kreatif, mulai dari dance challenge hingga video storytelling yang menarik perhatian generasi muda.

Di sisi lain, festival musik dunia seperti Coachella 2026 turut memperkuat efek viral ini. Penampilan artis papan atas yang tersebar luas di media sosial mampu meningkatkan jumlah streaming secara signifikan, bahkan hingga ratusan persen hanya dalam hitungan hari.

Para pengamat menilai, tren ini menandai perubahan besar dalam industri musik global, di mana kekuatan algoritma dan kreativitas pengguna menjadi faktor utama kesuksesan sebuah lagu. Ke depan, musik viral diprediksi akan terus mendominasi, membuka peluang bagi musisi dari berbagai penjuru dunia untuk bersaing di panggung internasional.

Penulis : Kr03

Editor : Emas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Ikan Mera Mati di Lubuk Larangan Tambangan Jae, Kades Imbau Aktivitas Dompeng Dihentikan
Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi
Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel
SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda
Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Semangat Gotong Royong Masyarakat Menguat
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Pemkab Madina Dorong Semangat Kebersamaan
Camat Linggabayu Turun Tangan Bersihkan Batang Kayu yang Tutup Jalan Desa Sikumbu
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 15:12 WIB

Puluhan Ikan Mera Mati di Lubuk Larangan Tambangan Jae, Kades Imbau Aktivitas Dompeng Dihentikan

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi

Senin, 14 September 2026 - 20:06 WIB

Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel

Minggu, 13 September 2026 - 23:47 WIB

SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan

Berita Terbaru