Kompasreal.id, MADINA – Dalam rangka menyambut Hari Asyura 10 Muharam 1448 Hijriah, masyarakat Desa Widodaren, Kecamatan Sinunukan, menggelar pawai bersih desa yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas tahun yang telah berlalu sekaligus doa dan harapan agar kehidupan masyarakat menjadi lebih baik pada tahun mendatang. Selain membersihkan lingkungan, warga juga mengusung semangat mewujudkan Desa Widodaren yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Kepala Desa Widodaren, Candra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Asyura merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Menurutnya, 10 Muharam dikenal sebagai hari yang penuh makna dan keberkahan sehingga menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, memohon pertolongan kepada Allah SWT, serta membangun kebersamaan dalam mewujudkan desa yang aman, bersih, dan sejahtera.
Tokoh masyarakat, Mulhakim Munte, turut menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan ungkapan rasa syukur masyarakat atas berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Ia berharap tahun baru Hijriah membawa keberkahan, keselamatan, serta kemajuan bagi seluruh warga Desa Widodaren. “Semoga kita semua senantiasa mendapat keberkahan, kesehatan, dan keselamatan. Amin,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, sejumlah tokoh masyarakat juga menyampaikan harapan agar Desa Widodaren dikenal sebagai desa yang bersih dari narkoba. Mereka mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya penyalahgunaan narkotika demi menciptakan masa depan yang lebih baik.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan KUA Sinunukan, para tamu undangan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Desa Widodaren. Acara berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan, kemudian ditutup dengan hiburan budaya berupa pertunjukan Reog yang dibawakan oleh RMS (Rukun Mudo Santoso) dan mendapat sambutan meriah dari masyarakat. (KR06)
Penulis : Kr07
Editor : Emas












