Kronologi Polisi Tembak Polisi di Sumbar, Ini Motifnya

Redaksi

- Penulis

Sabtu, 23 November 2024 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Sumatera Barat – Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Solok Selatan, Sumatera Barat, AKP Dadang Iskandar menghabisi nyawa Kasat Reskrim Solok Selatan bernama AKP Ulil Ryanto Anshari dengan cara menembak di bagian wajah dalam jarak dekat.

Kabar yang beredar lewat laporan pesan menyebutkan, sembilan selongsong peluru dengan kaliber 9 milimeter berasal dari pistol yang sama jenis HS dengan nomor seri 260139 yang diamankan di sebelah ruangan identifikasi Sat Reskrim Polres Solok Selatan.

Peristiwa berdarah ini terjadi di area parkiran Mapolres Solok Selatan yang berada di Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan sekitar pukul 00.43 WIB, Jumat (22/11/2024).

Kronologi penembakan ini bermula dari penangkapan tersangka pelaku tambang galian C, dan saat menuju Polres, korban mendapat telfon dari pelaku terkait adanya penangkapan terhadap pelaku tambang galian C yang telah diamankan oleh personel Sat Reskrim Polres Solok Selatan.

Pada saat kejadian, tersangka pelaku galian C sedang menjalani pemeriksaan di ruang Reskrim Polres Solok Selatan. Saat personel berada dalam ruangan, terdengar bunyi tembakan dari luar.

Sontak memicu perhatian personel hingga memutuskan keluar ruangan untuk mencari tahu sumber suara tembakan tersebut. Sesampai di area parkiran, personel mendapati kondisi korban sudah tertembak dan tidak bergerak.

Dalam laporan lewat pesan ke Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) juga disebutkan, personel yang ada di lokasi kejadian juga melihat kendaraan Mobil Isuzu Dmax dengan nomor plat 3-46 yang dikendarai tersangka meninggalkan lokasi kejadian.

Saat terjadi penembakan, hanya terdapat pelaku dan korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Diduga tidak senang dengan penangkapan yang dilakukan korban, hal inilah yang menjadi motif peristiwa berdarah tersebut.

Baca Juga :  Kadishub Padangsidimpuan Disomasi, Setahun Tak Bayar Proyek Traffic Light

Kapolda Sumbar Irjen Suharyono dalam keterangannya membenarkan kasus penembakan yang menewaskan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Riyanto Anshari.

Irjen Suharyono menerangkan, pelaku AKP Dadang melepaskan tembakan ke arah korban dari jarak dekat. Salah satu peluru diketahui mendarat di kepala korban.

Saat ini, jenazah almarhum Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Riyanto Anshari berada di RS Bhayangkara Kota Padang untuk prosesi pengantaran jenazah ke Makassar. Sementara pelaku AKP Dadang Iskandar telah menyerahkan diri dan diperiksa secara intensif.

“Memang untuk awal ini sebenarnya kami belum merilis, kecuali menyampaikan dugaan, karena kita sedang prosesi untuk pengantaran jenazah ke Makassar. Sehingga pada awal ini pastinya juga kami sampaikan, mengingat media pastinya juga masyarakat membutuhkan informasi yang akurat terkait dengan hal ini,” kata Kapolda Sumbar, Irjen Suharyono.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satreskrim Polres Padangsidimpuan Amankan Pelaku Pencabulan Anak
Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal
Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu
Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik
Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng
Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”
Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi, Jangan Jadi Korban!
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:56 WIB

Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:48 WIB

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:40 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:02 WIB

Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:58 WIB

Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng

Berita Terbaru

Mandailing natal

Lubuk Larangan Tradisi yang Harus Dilestarikan

Minggu, 29 Mar 2026 - 14:41 WIB