Harga Cabai Merah di Sumut Tembus Rp100 Ribu per Kilogram, Warga Resah

Redaksi

- Editor

Jumat, 19 September 2025 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Medan – Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Sumatera Utara mengalami lonjakan tajam hingga mendekati Rp100 ribu per kilogram pada Kamis (18/9/2025).

Kondisi ini membuat warga semakin resah karena cabai merupakan kebutuhan pokok harian yang tidak bisa ditinggalkan dalam masakan.

Pantauan di Pasar Petisah Medan dan beberapa pasar tradisional lainnya, harga cabai merah berkisar antara Rp95 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram.

Padahal, sebelumnya harga masih di kisaran Rp70 ribu. Lonjakan harga yang tiba-tiba ini membuat pedagang kesulitan menjual dagangan karena daya beli masyarakat menurun.

Seorang pedagang, Siti (45), mengatakan penjualan cabai menurun drastis karena pembeli hanya membeli setengah dari jumlah biasanya.

“Biasanya orang beli setengah kilo, sekarang hanya seperempat saja. Ada juga yang beli seribu rupiah sekedar untuk masakan hari itu,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah ibu rumah tangga mengeluhkan kondisi tersebut. Mereka terpaksa mengurangi penggunaan cabai dalam masakan atau menggantinya dengan cabai kering.

“Harga terlalu mahal, jadi kita harus pintar-pintar berhemat,” kata Lina, warga Medan Denai.

Dinas Perdagangan Sumut menyebut kenaikan harga cabai disebabkan faktor cuaca dan berkurangnya pasokan dari daerah sentra produksi.

“Hujan deras beberapa minggu terakhir membuat produksi menurun. Kami sedang berkoordinasi dengan distributor untuk menstabilkan harga,” kata seorang pejabat dinas terkait.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan agar harga cabai bisa kembali normal.

Lonjakan harga bahan pokok seperti cabai dikhawatirkan dapat berdampak lebih luas terhadap inflasi dan beban ekonomi masyarakat kecil. (KR03)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Padangsidimpuan Ringkus Pelaku Curat, Motor dan Handphone Korban Berhasil Diamankan
Kapolda Sumut Tekankan Humas Harus Adaptif di Era Digital, Perkuat Viralisasi Kinerja Polri hingga Bangun Kepercayaan Publik
PETI di Perbatasan Tapsel–Madina: Tokoh Adat Siapkan Laporan Resmi Lengkap
EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan
Tiga Dosen dari Pematangsiantar Masuk Daftar 5% Ilmuwan Terbaik Dunia 2025
BRI Region 6 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 3 untuk Perkuat Profesionalisme Kerja
DPP IKM Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri
Bersama Meutya Hafid, Gerakan ‘GASS POL Tolak Judol’ Menggema di Medan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:40 WIB

Polres Padangsidimpuan Ringkus Pelaku Curat, Motor dan Handphone Korban Berhasil Diamankan

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:33 WIB

Kapolda Sumut Tekankan Humas Harus Adaptif di Era Digital, Perkuat Viralisasi Kinerja Polri hingga Bangun Kepercayaan Publik

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:25 WIB

PETI di Perbatasan Tapsel–Madina: Tokoh Adat Siapkan Laporan Resmi Lengkap

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:55 WIB

EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:35 WIB

Tiga Dosen dari Pematangsiantar Masuk Daftar 5% Ilmuwan Terbaik Dunia 2025

Berita Terbaru

Sumatera Barat

Penyiapan Lahan Selesai, Inisiatif MDA Bawa Wajah Baru Lanai Hilir

Selasa, 23 Jun 2026 - 19:38 WIB