KPK Ungkap Alasan Bobby Nasution ‘Aman’ dari Pusaran Korupsi Dinas PUPR Sumut

Paruhum Nasution

- Editor

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asep Guntur Rahayu (Istimewa)

i

Asep Guntur Rahayu (Istimewa)

KompasReal.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya buka suara soal mengapa nama besar seperti Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, tak tersentuh dalam penyidikan kasus korupsi yang menjerat mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUPR) Sumut, Topan Obaja Putra Ginting, dan sejumlah pengusaha.

Asep Guntur Rahayu, Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, menjelaskan bahwa selama proses penyidikan kasus OTT Sumut, tak ada satu pun saksi yang menyeret nama menantu Presiden Joko Widodo itu.

“Bisa saja terjadi, dalam penyidikan, saksi-saksi lain tidak mengungkapkan namanya atau keterkaitannya dengan perkara ini,” ujarnya di Jakarta, Kamis (2/10/2025) dikutip dari Tempo. Co.

Meski demikian, Asep tak menutup kemungkinan Bobby akan diperiksa jika ada fakta baru yang muncul di persidangan.

Hal ini menyusul perintah majelis hakim yang meminta jaksa KPK menghadirkan Bobby sebagai saksi dalam sidang korupsi Muhammad Akhirun Piliang dan Muhammad Rayhan Dulasmi.

“Nanti dilihat apakah ada keterkaitannya dari keterangan yang diharapkan majelis dengan perkaranya Topan. Pemanggilan tergantung kebutuhan pembuktian perkara,” tegas Asep.

Sebagai informasi, KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus ini, termasuk Topan Ginting, Rasuli Efendi Siregar, Heliyanto, M. Akhirun Efendi Siregar, dan M. Rayhan Dulasmi Pilang. (KR/Tempo)

Baca Juga :  Kunker Kapolda Sumut ke Tapteng, Tanam Bibit Jagung sebagai Penguatan Ketahanan Pangan
Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelopor Pendidikan Accounting Berbasis Technology di Indonesia, School of Accounting BINUS University Raih Top 4 QS World University Rankings by Subject
Polres Padangsidimpuan Ringkus Pelaku Curat, Motor dan Handphone Korban Berhasil Diamankan
Kapolda Sumut Tekankan Humas Harus Adaptif di Era Digital, Perkuat Viralisasi Kinerja Polri hingga Bangun Kepercayaan Publik
PETI di Perbatasan Tapsel–Madina: Tokoh Adat Siapkan Laporan Resmi Lengkap
EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan
Tiga Dosen dari Pematangsiantar Masuk Daftar 5% Ilmuwan Terbaik Dunia 2025
BRI Region 6 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 3 untuk Perkuat Profesionalisme Kerja
DPP IKM Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:57 WIB

Pelopor Pendidikan Accounting Berbasis Technology di Indonesia, School of Accounting BINUS University Raih Top 4 QS World University Rankings by Subject

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:40 WIB

Polres Padangsidimpuan Ringkus Pelaku Curat, Motor dan Handphone Korban Berhasil Diamankan

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:33 WIB

Kapolda Sumut Tekankan Humas Harus Adaptif di Era Digital, Perkuat Viralisasi Kinerja Polri hingga Bangun Kepercayaan Publik

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:25 WIB

PETI di Perbatasan Tapsel–Madina: Tokoh Adat Siapkan Laporan Resmi Lengkap

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:55 WIB

EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan

Berita Terbaru

Mandailing natal

Pemkab Madina Rayakan Assyura dengan Pengajian dan Penyantunan Anak Yatim

Kamis, 25 Jun 2026 - 21:27 WIB