Bobby Nasution Soroti Pemangkasan Dana Transfer Rp 1,1 T: Daerah Kecil Paling Terdampak

Redaksi

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution

i

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution

KompasReal.com, DELI SERDANG Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyatakan keprihatinannya atas dampak pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) oleh pemerintah pusat untuk tahun 2026. Alokasi untuk Provinsi Sumut dipotong sebesar Rp 1,1 triliun dari total Rp 5,5 triliun pada tahun sebelumnya.

​Menurut Bobby, meskipun pemangkasan ini tidak terlalu memukul keuangan Pemprov, dampaknya akan sangat terasa oleh kabupaten dan kota kecil yang memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) rendah.

​”Ada daerah mungkin untuk di provinsinya berimbas, tapi untuk kabupaten yang kecil itu yang kasihan. Seperti di Kabupaten Nias atau daerah lain yang PAD-nya kecil dan masih kekurangan dana transfer, khususnya daerah afirmasi, kalau bisa lebih diperhatikan lah,” ujar Bobby di Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, pada Selasa (7/10/2025).

​Pernyataan ini disampaikan Bobby usai berdiskusi dengan Kementerian Keuangan bersama sejumlah gubernur lain di Jakarta.

​Ancaman Perubahan RPJMD dan Alasan Pemangkasan

​Bobby menjelaskan, pengurangan anggaran transfer ini berpotensi menghambat pelaksanaan lima program prioritas Pemprov Sumut. Jika kondisi ini berlanjut, pihaknya mempertimbangkan untuk melakukan perubahan terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

​”Kita prioritaskan dulu lima program kita dan juga kalau memang masih berlanjut tadi disarankan juga perubahan RPJMD,” katanya.

​Sebelumnya, pemerintah pusat telah memangkas anggaran TKD dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 menjadi Rp 649,99 triliun, berkurang drastis dari APBN 2025 sebesar Rp 919,87 triliun. Meskipun kemudian ditambah Rp 43 triliun menjadi Rp 693 triliun, jumlahnya tetap jauh di bawah alokasi tahun sebelumnya.

​Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa alasan utama pemangkasan ini adalah karena ditemukan banyak penyelewengan dalam penggunaan anggaran oleh pemerintah daerah.

Baca Juga :  Soal Tunjangan DPRD, Gubernur Sumut Bisa Mengubah Kalau Sepakat

​“Alasan pemotongan itu utamanya dulu karena banyak penyelewengan. Artinya enggak semua uang yang dipakai, dipakai dengan betul. Jadi itu yang membuat pusat agak gerah dan ingin mengoptimalkan,” jelas Purbaya di Gedung Keuangan Negara (GKN) Surabaya pada Kamis (2/10/2025). (KR/gm)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramadan Berbagi: IPK Eks Barteng dan Polsek Barumun Tengah Sebarkan 300 Paket Takjil ke Pengguna Jalan
Kadis Perhubungan Padangsidimpuan Jadi Tersangka Korupsi Parkir, Diduga Serap Rp432,4 Juta Dana Retribusi
Apresiasi untuk Penertiban PETI Madina, GAPERTA Dorong Tindaklanjuti ke Angkola Selatan
Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, tetap mempertahankan Surat Edaran
Wali Kota Medan Terbitkan Surat Edaran Penataan Penjualan Daging Non-Halal, Bukan Larangan Total
Aksi Protes Warga Tak Digubris, Truk Bermuatan Pasir Terperosok di Jalan Negeri Lama
Salat Tarawih Pertama, Bupati Madina Mengajak Masyarakat Tingkatkan Ibadah Selama Ramadhan
Penguatan Desa: Fondasi Kokoh Menuju Sumatera Utara yang Maju dan Berkelanjutan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 19:09 WIB

Ramadan Berbagi: IPK Eks Barteng dan Polsek Barumun Tengah Sebarkan 300 Paket Takjil ke Pengguna Jalan

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:26 WIB

Kadis Perhubungan Padangsidimpuan Jadi Tersangka Korupsi Parkir, Diduga Serap Rp432,4 Juta Dana Retribusi

Kamis, 5 Maret 2026 - 06:28 WIB

Apresiasi untuk Penertiban PETI Madina, GAPERTA Dorong Tindaklanjuti ke Angkola Selatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:48 WIB

Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, tetap mempertahankan Surat Edaran

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:43 WIB

Wali Kota Medan Terbitkan Surat Edaran Penataan Penjualan Daging Non-Halal, Bukan Larangan Total

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB