Bobby Nasution Ungkap Biang Keladi Inflasi Tertinggi di Sumut: Volatile Food dan Ema

Redaksi

- Penulis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal, Deli Serdang – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, mengakui bahwa provinsi yang dipimpinnya mencatat tingkat inflasi tertinggi secara nasional. Setelah meninjau rumah subsidi SMK Residence 2 di Deli Serdang pada Selasa (7/10/2025), Bobby membeberkan dua faktor utama yang memicu kenaikan angka tersebut.

​Menurutnya, penyebab utama inflasi tinggi di Sumut adalah gejolak harga pada komoditas volatile food dan tingginya sumbangan dari harga emas.

Komoditas Pangan Bergejolak dan Langkah Intervensi

​Tekanan inflasi yang paling dirasakan masyarakat berasal dari komoditas pangan yang harganya mudah bergejolak, atau volatile food.

​”Harga yang paling tinggi cabai merah (di Sumut),” ungkap Bobby. Selain cabai merah, komoditas pangan lain yang turut menyumbang inflasi tinggi adalah bawang merah, beras, dan daging ayam.

​Menyikapi masalah ini, Pemerintah Provinsi Sumut telah mengambil sejumlah langkah cepat dan terukur:

​Pasar Murah: Pemprov Sumut rutin menggelar pasar murah di 33 kabupaten dan kota untuk menekan daya beli masyarakat.

​Kerja Sama Antar-Daerah: Untuk mencukupi stok cabai dan menstabilkan harga, Pemprov bekerjasama dengan provinsi lain, bahkan membeli cabai merah dari luar daerah Sumut.

​Intervensi BUMD: Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ditugaskan khusus untuk mengelola tata niaga komoditas cabai dan bawang merah.

11 Strategi Jangka Pendek Penanganan Inflasi

​Bobby Nasution menegaskan bahwa inflasi bukan sekadar angka, melainkan cerminan tekanan yang dirasakan masyarakat di lapangan. Oleh karena itu, pihaknya telah menyiapkan 11 langkah cepat yang akan dieksekusi dalam tiga bulan ke depan untuk menurunkan harga komoditas penyumbang inflasi tertinggi.

Strategi tersebut meliputi:

  • ​Membagikan secara gratis komoditas penyumbang inflasi.
  • ​Bundling beras SPHP harga murah dengan cabai merah.
  • ​Mempercepat program bantuan pangan.
  • ​Menggelar pasar murah.
  • ​Melakukan intervensi tata niaga dan sidak pasar.
  • ​Monitoring distribusi pangan.
  • ​Memperkuat kerja sama antar-daerah.
  • ​Mengantisipasi bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • ​Menetapkan toko pantau inflasi.
Baca Juga :  Izin PT PLS Dicabut, Lembaga Adat Tapsel Desak Audit Total Kerusakan Hutan

​Langkah-langkah ini menunjukkan keseriusan Pemprov Sumut dalam memastikan harga-harga, terutama bahan pangan, dapat segera stabil. (KR/gm)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramadan Berbagi: IPK Eks Barteng dan Polsek Barumun Tengah Sebarkan 300 Paket Takjil ke Pengguna Jalan
Kadis Perhubungan Padangsidimpuan Jadi Tersangka Korupsi Parkir, Diduga Serap Rp432,4 Juta Dana Retribusi
Apresiasi untuk Penertiban PETI Madina, GAPERTA Dorong Tindaklanjuti ke Angkola Selatan
Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, tetap mempertahankan Surat Edaran
Wali Kota Medan Terbitkan Surat Edaran Penataan Penjualan Daging Non-Halal, Bukan Larangan Total
Aksi Protes Warga Tak Digubris, Truk Bermuatan Pasir Terperosok di Jalan Negeri Lama
Salat Tarawih Pertama, Bupati Madina Mengajak Masyarakat Tingkatkan Ibadah Selama Ramadhan
Penguatan Desa: Fondasi Kokoh Menuju Sumatera Utara yang Maju dan Berkelanjutan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 19:09 WIB

Ramadan Berbagi: IPK Eks Barteng dan Polsek Barumun Tengah Sebarkan 300 Paket Takjil ke Pengguna Jalan

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:26 WIB

Kadis Perhubungan Padangsidimpuan Jadi Tersangka Korupsi Parkir, Diduga Serap Rp432,4 Juta Dana Retribusi

Kamis, 5 Maret 2026 - 06:28 WIB

Apresiasi untuk Penertiban PETI Madina, GAPERTA Dorong Tindaklanjuti ke Angkola Selatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:48 WIB

Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, tetap mempertahankan Surat Edaran

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:43 WIB

Wali Kota Medan Terbitkan Surat Edaran Penataan Penjualan Daging Non-Halal, Bukan Larangan Total

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB