Disparporabud Pasaman Siapkan Langkah Koordinasi untuk Pembenahan Mushalla TWA Rimbo Panti

Redaksi

- Editor

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, PASAMAN, Kompasreal.id – Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Pasaman menyiapkan langkah koordinasi guna mencari solusi terhadap kondisi mushalla di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Rimbo Panti yang menjadi perhatian masyarakat dan wisatawan.

Kepala Disparporabud Kabupaten Pasaman saat dikonfirmasi kompas real.com menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait kondisi mushalla yang dinilai membutuhkan perhatian. Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterimanya dari pejabat sebelumnya, mushalla serta lokasi pengembangan objek wisata di kawasan Rimbo Panti masih berstatus aset Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di bawah Kementerian Kehutanan.

“Terhadap mushalla serta lokasi pengembangan objek pariwisata di Rimbo Panti masih aset BKSDA. Ke depan akan kita lakukan kerja sama atau MoU terkait bagaimana pengelolaannya,” ujarnya.

Menurutnya, koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Pasaman dan BKSDA diperlukan untuk memperjelas pola pengelolaan kawasan wisata, termasuk fasilitas pendukung yang digunakan oleh masyarakat dan wisatawan. Kejelasan kewenangan tersebut dinilai penting agar upaya pembenahan dan pemeliharaan fasilitas dapat dilakukan secara optimal.

Menanggapi kondisi mushalla yang disebut telah lama tidak mendapatkan perbaikan, Disparporabud Pasaman menyatakan tetap berupaya mencari solusi meskipun saat ini pemerintah daerah juga dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran.

“Namun kita akan berupaya mencari solusi dengan kondisi efisiensi saat ini,” katanya.

Sementara itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat sebelumnya menyampaikan bahwa pengelolaan TWA Rimbo Panti ke depan masih dalam tahap pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Pasaman. BKSDA berharap adanya kerja sama yang lebih terstruktur guna mendukung pengelolaan kawasan wisata serta fasilitas yang berada di dalamnya.

Selain itu, BKSDA juga menegaskan bahwa fasilitas yang menjadi tanggung jawabnya, seperti Pos Panti, telah dilakukan pemeliharaan. Sedangkan terkait fasilitas lainnya, pengelolaannya masih memerlukan koordinasi dan kesepahaman bersama antar pihak yang berkepentingan.

Baca Juga :  Kebakaran hebat terjadi di dua koto.

Rencana kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) yang disampaikan Disparporabud Pasaman diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperjelas pembagian tugas dan tanggung jawab dalam pengelolaan kawasan TWA Rimbo Panti. Dengan demikian, berbagai fasilitas pendukung, termasuk mushalla yang menjadi kebutuhan pengunjung, dapat memperoleh perhatian dan penanganan yang lebih baik ke depan.

Sebagai salah satu destinasi wisata alam yang cukup dikenal di Kabupaten Pasaman, TWA Rimbo Panti tidak hanya menjadi lokasi rekreasi, tetapi juga tempat persinggahan bagi wisatawan yang melintas di jalur lintas Sumatera. Karena itu, keberadaan fasilitas umum yang layak dan terawat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kenyamanan dan pengalaman pengunjung.

Masyarakat berharap langkah koordinasi yang tengah dipersiapkan antara Pemerintah Kabupaten Pasaman dan BKSDA dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata, sehingga kondisi mushalla dan fasilitas umum lainnya di kawasan TWA Rimbo Panti dapat semakin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun wisatawan.

Edriadi Lubis

Penulis : Edriadi lubis

Editor : Emas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kawasan Wisata Kebanggaan Pasaman Dihantui Masalah Kebersihan dan Pemeliharaan, Publik Menanti Pembenahan
TWA Rimbo Panti Memprihatinkan: Sampah Berserakan, Fasilitas dan Tempat Ibadah Terabaikan
Idul Adha di Sumbar, Sapi Kurban Raksasa hingga Tradisi Makan Basamo Jadi Sorotan
LSM P2NAPAS Desak PLN Transparan Usai Pemadaman Massal di Sumatera: Pelayanan Publik Dinilai Gagal Jaga Keandalan Sistem
DPR RI Soroti Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Mulyadi Minta TNI Bertindak Tegas
DPR RI Soroti Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Mulyadi Minta TNI Bertindak Tegas
Balita 2 Tahun di Padang Diduga Disiksa Ayah Kandung, Tubuh Korban Penuh Luka
Mobil Rombongan Wagub Sumbar Vasco Ruseimy Dikabarkan Alami Kecelakaan di Jalur Solok Selatan
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:30 WIB

Disparporabud Pasaman Siapkan Langkah Koordinasi untuk Pembenahan Mushalla TWA Rimbo Panti

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:47 WIB

Kawasan Wisata Kebanggaan Pasaman Dihantui Masalah Kebersihan dan Pemeliharaan, Publik Menanti Pembenahan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:48 WIB

TWA Rimbo Panti Memprihatinkan: Sampah Berserakan, Fasilitas dan Tempat Ibadah Terabaikan

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:30 WIB

Idul Adha di Sumbar, Sapi Kurban Raksasa hingga Tradisi Makan Basamo Jadi Sorotan

Senin, 25 Mei 2026 - 12:44 WIB

LSM P2NAPAS Desak PLN Transparan Usai Pemadaman Massal di Sumatera: Pelayanan Publik Dinilai Gagal Jaga Keandalan Sistem

Berita Terbaru