DPRD Pasaman Angkat Bicara, Warung Remang-Remang Beroperasi di Ramadan Harus Dihentikan

KompasReal.id

- Editor

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Pasaman – Keberadaan sejumlah kafe dan warung remang-remang yang tetap beroperasi di perbatasan Panti–Duo Koto saat bulan suci Ramadan membuat masyarakat resah.

Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Nelfri Asfandi M.Pt, mengecam keras praktik tersebut dan menegaskan bahwa aparat desa, camat, serta OPD terkait harus segera mengambil langkah tegas.

“Kita tidak bisa menutup mata. Aktivitas yang jelas-jelas meresahkan masyarakat ini harus dihentikan sekarang juga. Ini soal ketertiban dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku,” tegas Nelfri saat dikonfirmasi, Rabu (11/3/2026).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menekankan pentingnya penertiban agar moralitas dan citra wilayah tetap terjaga.

DPRD Kabupaten Pasaman akan segera mengundang camat dan OPD terkait untuk melakukan koordinasi serta tindak lanjut. Selain itu, akan dilakukan pengawasan ketat terhadap usaha hiburan malam agar pelanggaran serupa tidak terulang di masa mendatang.

Masyarakat Panti menyambut positif pernyataan dari DPRD. Banyak warga berharap kafe-kafe yang melanggar aturan dapat ditutup secara permanen, sehingga lingkungan kembali aman dan nyaman, terutama di bulan suci Ramadan.

Nelfri menambahkan, kalau aspirasi masyarakat adalah prioritas mereka. Aparat desa dan pemerintah daerah harus tegas dan cepat bertindak.

“Tidak ada kompromi terhadap usaha yang merusak ketertiban dan moral masyarakat,” ujarnya lagi.

Dengan langkah ini, DPRD berharap tidak hanya dapat menegakkan aturan, tetapi juga menanamkan kesadaran kepada pelaku usaha agar lebih patuh dan bertanggung jawab.

Warga juga diajak untuk aktif mengawasi lingkungan sekitar dan melaporkan jika terdapat praktik serupa. (Edriadi)

Editor : Paruhum

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sumbar Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batubara UBP Ombilin, Kerugian Negara Ditaksir Rp129,6 Miliar
Pembongkaran Paksa Rumah di Pasaman Picu Keresahan, Tanpa Izin dan Musyawarah
Festival Minangkabau 2026 Resmi Dibuka, Budaya Sumbar Jadi Magnet Wisata Nasional
Bari Hardiman dan Perpi Mariani Resmi Menikah, Pesta Adat Mandailing Meriah di Simpang Tonang Induk
WALHI Laporkan Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal Sumbar ke Mabes Polri dan Komnas HAM
APBD Pasaman Tersandung di Pos Perjalanan Dinas, Audit BPK Ungkap Kelebihan Bayar Rp243 Juta
PACAH Talau Juara 1 Turnamen Sepak Bola Pagaran Cubadak, Sukses Taklukkan Parengerenge di Final Dramatis
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:46 WIB

Polda Sumbar Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batubara UBP Ombilin, Kerugian Negara Ditaksir Rp129,6 Miliar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:39 WIB

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:19 WIB

Pembongkaran Paksa Rumah di Pasaman Picu Keresahan, Tanpa Izin dan Musyawarah

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:48 WIB

Festival Minangkabau 2026 Resmi Dibuka, Budaya Sumbar Jadi Magnet Wisata Nasional

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:17 WIB

Bari Hardiman dan Perpi Mariani Resmi Menikah, Pesta Adat Mandailing Meriah di Simpang Tonang Induk

Berita Terbaru