DPRD Pasaman Tegas Protes Kafe Remang-Remang yang Beroperasi di Ramadan, Bupati Serahkan Tugas ke OPD

KompasReal.id

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Pasaman – Kawasan perbatasan Panti–Duo Koto, Kabupaten Pasaman, saat ini menjadi sorotan publik setelah sejumlah kafe dan warung remang-remang ditemukan masih beroperasi di bulan suci Ramadan.

Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat dan mendapatkan teguran keras dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman.

Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Nelfri Asfandi, S.Pt, menyatakan pihaknya mengecam aktivitas tersebut dan menuntut aparatur terkait untuk segera mengambil tindakan.

“Kita mengecam keras aktivitas warung remang-remang yang masih buka saat Ramadan. Camat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tidak boleh menutup mata terhadap hal ini. Dalam waktu dekat, kami akan memanggil mereka untuk melakukan tindak lanjut yang tegas,” tegas Nelfri dalam keterangan yang diterima awak media, Rabu (12/3/2026).

Namun, tanggapan berbeda muncul ketika Bupati Pasaman dikonfirmasi terkait langkah yang akan diambil. Bupati hanya menyampaikan bahwa hal tersebut telah disampaikan kepada OPD terkait dan mengarahkan untuk mengkonfirmasi lebih lanjut ke pihak berwenang.

“Sudah saya informasikan ke OPD terkait. Silakan dikonfirmasi ke mereka,” ujar Bupati secara singkat.

Respons tersebut kemudian menuai kritik dari masyarakat. Banyak yang menilai langkah pemerintah daerah terkesan lambat dan kurang memiliki kemauan yang kuat dalam menangani masalah yang dianggap melanggar norma agama dan ketertiban umum.

Warga mengungkapkan bahwa operasional kafe dan warung remang-remang di bulan Ramadan jelas bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pasaman tentang Ketertiban Umum.

Banyak pihak berharap aparat mampu mengambil tindakan tegas, termasuk kemungkinan penutupan permanen terhadap tempat-tempat yang dinilai meresahkan lingkungan dan mengganggu ketertiban masyarakat.

Sementara, Nelfri menegaskan bahwa aspirasi masyarakat adalah prioritas utama bagi DPRD. Menurutnya, aparat desa, camat, dan seluruh OPD terkait harus segera bergerak agar moralitas masyarakat, ketertiban umum, serta citra wilayah perbatasan Pasaman tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Sumbar Rabu 4 Februari 2026, Hujan Ringan Dominasi Sejumlah Kota

“Kita harus bersama-sama menjaga moralitas, ketertiban, dan citra daerah. Aparat terkait harus bertindak cepat agar tidak ada lagi aktivitas yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan norma masyarakat berlangsung di bulan suci ini,” tambahnya. (Edriadi)

Editor : Paruhum

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satpol PP Mengaku Sudah Beri Peringatan, Kafe Remang-Remang Panti–Duo Koto Masih Buka
DPRD Pasaman Angkat Bicara, Warung Remang-Remang Beroperasi di Ramadan Harus Dihentikan
Kafe Remang-Remang di Perbatasan Panti-Duo Koto Beroperasi Tanpa Izin, Masyarakat: Pemerintah dan Aparat Diduga Tutup Mata!
Bersama Anak Yatim dan Masyarakat, DPD Golkar Pasaman Gelar Kegiatan Buka Puasa Perdana
Jalan Provinsi Dua Koto Masih Bermasalah, Warga Minta Perbaikan Serius
PETI di Sinuruik Masih Beroperasi, Publik Menunggu Langkah Nyata Gubernur Sumbar
PETI di Sinuruik: Puluhan Alat Berat Tetap Merajalela, Hukum Tak Berkutik
Kapolda Sumbar Janji Profesional Tangani Dugaan Tambang Ilegal
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:02 WIB

DPRD Pasaman Tegas Protes Kafe Remang-Remang yang Beroperasi di Ramadan, Bupati Serahkan Tugas ke OPD

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:44 WIB

Satpol PP Mengaku Sudah Beri Peringatan, Kafe Remang-Remang Panti–Duo Koto Masih Buka

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:26 WIB

DPRD Pasaman Angkat Bicara, Warung Remang-Remang Beroperasi di Ramadan Harus Dihentikan

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:35 WIB

Kafe Remang-Remang di Perbatasan Panti-Duo Koto Beroperasi Tanpa Izin, Masyarakat: Pemerintah dan Aparat Diduga Tutup Mata!

Minggu, 8 Maret 2026 - 00:27 WIB

Bersama Anak Yatim dan Masyarakat, DPD Golkar Pasaman Gelar Kegiatan Buka Puasa Perdana

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB