Hingga pukul Dua Belas KPK masih Geledah Rumah di Jalan Teratai diduga Milik Direktur PT. DNG Akhirun Piliang

Redaksi

- Penulis

Jumat, 4 Juli 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Sejak kedatangan petugas KPK sekitar pukul 10.00 WIB, aktivitas di lokasi tetap berjalan normal dengan lalu lintas kendaraan yang hilir mudik. Namun, rumah yang menjadi pusat aktivitas PT DNG tersebut masih dijaga ketat oleh aparat kepolisian bersenjata lengkap.

i

Keterangan Foto: Sejak kedatangan petugas KPK sekitar pukul 10.00 WIB, aktivitas di lokasi tetap berjalan normal dengan lalu lintas kendaraan yang hilir mudik. Namun, rumah yang menjadi pusat aktivitas PT DNG tersebut masih dijaga ketat oleh aparat kepolisian bersenjata lengkap.

Padangsidimpuan, KompasReal.Com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga pukul 12.00 WIB Jumat (4/7/2026) masih melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Jalan Teratai, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, yang diduga milik Akhirun Piliang, Direktur PT Dalihan Natolu Grup (DNG). Penggeledahan ini merupakan bagian dari operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap proyek tender di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

Sejak kedatangan petugas KPK sekitar pukul 10.00 WIB, aktivitas di lokasi tetap berjalan normal dengan lalu lintas kendaraan yang hilir mudik. Namun, rumah yang menjadi pusat aktivitas PT DNG tersebut masih dijaga ketat oleh aparat kepolisian bersenjata lengkap. Petugas KPK terlihat membawa sebuah koper biru masuk ke dalam rumah, di mana sejumlah orang, termasuk pekerja, diduga masih berada di dalam.

“Ada beberapa orang di dalam termasuk seorang pekerja,” ungkap Kepala Lingkungan 3 Ujung Padang Dambon Siregar saat dikonfirmasi.

Kasus ini bermula dari OTT yang dilakukan KPK terhadap Akhirun Piliang, yang diduga memberikan uang suap sebesar Rp 2 miliar kepada pejabat terkait sebagai uang muka agar PT DNG memenangkan proyek tender. Dari jumlah tersebut, KPK berhasil mengamankan sisa uang tunai sebesar Rp 231 juta saat penggeledahan di rumah tersangka.

“Uang tunai Rp 231 juta diamankan, sisa dari uang Rp 2 miliar, di rumah Kirun saat dilakukan penggeledahan,” jelas Direktur Penyelidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (29/6).

KPK berkomitmen untuk menelusuri aliran dana tersebut guna mengungkap seluruh jaringan dan pihak yang terlibat dalam kasus ini.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026
Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret
Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026
PERTAMA KALI! TNI AL Kirim Pemudik Roda Dua Lintas Pulau Jakarta-Babel dengan KRI Semarang-594
Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu
Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik
Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:08 WIB

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:57 WIB

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:22 WIB

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:16 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 12:14 WIB

PERTAMA KALI! TNI AL Kirim Pemudik Roda Dua Lintas Pulau Jakarta-Babel dengan KRI Semarang-594

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB