KompasReal.id, Mandailing Natal – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, arus mudik mulai menunjukkan peningkatan. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT Antar Lintas Sumatera (ALS) menambah armada bus ekstra.
Direktur PT ALS Loket Panyabungan, Nis’ad Siddik, menyatakan bahwa penambahan armada bus ekstra mulai diberlakukan hari ini untuk melayani rute jarak jauh, khususnya tujuan Bogor dan Padangsidimpuan.
PT ALS sendiri dikenal sebagai salah satu perusahaan otobus tertua dan terbesar yang menjadi urat nadi transportasi darat, menghubungkan berbagai daerah di Pulau Sumatera hingga Pulau Jawa. Dengan pengalaman panjang, ALS dijuluki sebagai “Raja Jalanan” karena ketangguhannya menempuh jalur darat Sumatera yang terkenal ekstrem, berkelok, dan menanjak.
Bagi banyak penumpang jarak jauh, ALS bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga menjadi sarana yang membangun kebersamaan antarpenumpang. Hal ini tercermin dari ungkapan khas dikalangan penumpang ALS, “Naik sebagai penumpang, turun sebagai saudara.”
Menurut Nis’ad Siddik, penambahan armada bus ekstra dilakukan karena permintaan penumpang yang mulai meningkat seiring masuknya hari ke-17 bulan Ramadan. Selain itu, mobilitas masyarakat juga dipengaruhi oleh dampak bencana yang terjadi beberapa bulan lalu di wilayah Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Mandailing Natal.
“Kualitas bus ekstra sama seperti bus reguler. Kami menyediakan berbagai kelas layanan, mulai dari bus ekonomi AC, bus patas dengan toilet, hingga bus VIP,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa ALS menyediakan berbagai pilihan kelas layanan bagi penumpang, mulai dari kelas ekonomi hingga Super Executive yang dilengkapi fasilitas AC, konfigurasi kursi 2-1, toilet, serta area merokok, sehingga penumpang dapat menyesuaikan kenyamanan perjalanan dengan anggaran yang dimiliki.
Selain menambah armada, pihak manajemen juga mengimbau para sopir dan kernet agar selalu mengutamakan keselamatan penumpang selama perjalanan mudik.
“Mengingat arus mudik menjelang Lebaran, kami menghimbau kepada seluruh sopir dan kernet agar berhati-hati dalam berkendara. Keselamatan penumpang adalah yang utama, serta tetap memberikan pelayanan yang baik dan santun kepada penumpang,” kata Nis’ad Siddik saat ditemui di Kantor ALS Jalan Lintas Timur Pidoli Dolok, pada Sabtu 7 Maret 2026.
Ia juga mengingatkan para pemudik untuk selalu menjaga barang bawaan, terutama saat naik ke bus maupun ketika berhenti beristirahat di rumah makan.
“Kepada para pemudik, kami harap selalu mengontrol barang bawaan sebelum naik bus. Saat berhenti di rumah makan atau tempat istirahat, pastikan barang tetap terpantau. Bagi keluarga yang membawa anak-anak juga diminta tidak jauh dari bus agar tidak tertinggal,” tambahnya.
Diperkirakan jumlah pemudik tahun ini akan meningkat, khususnya dari wilayah Padangsidimpuan, Sibolga, dan Tapanuli Tengah. Hal ini berkaitan dengan kondisi beberapa daerah di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Mandailing Natal yang beberapa bulan lalu terdampak bencana banjir.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres setempat menyatakan kondisi arus lalu lintas saat ini masih terpantau lancar.
PS Kanit Turjawali Satlantas, Aiptu Viktor Domohondo SH, mengatakan hingga saat ini belum ada lonjakan signifikan kendaraan pemudik.
“Sejauh ini belum ada petunjuk khusus dari atasan terkait lonjakan arus mudik. Kemungkinan pemudik belum terlalu banyak sehingga kondisi jalan masih terpantau longgar dan lancar. Besok kami akan melakukan konfirmasi lebih lanjut ke kantor,” ujarnya melalui panggilan via Whatsapp.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan selama perjalanan mudik Lebaran. (KR11).
Penulis : Kr11
Editor : EMAS
Sumber Berita: KompasReal.id













