Manfaat dan Larangan Jalan Sore: Menjaga Kesehatan dengan Bijak

KompasReal.id

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

i

Ilustrasi

KompasReal.comJalan sore adalah aktivitas fisik ringan yang populer di kalangan masyarakat. Selain menjadi cara untuk menikmati suasana senja, jalan sore juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar aktivitas ini tetap aman dan bermanfaat.

Manfaat Jalan Sore:

1. Meningkatkan Kesehatan Jantung: Jalan sore dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan memperkuat otot jantung. Aktivitas ini juga membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

2. Mengendalikan Berat Badan: Jalan sore membakar kalori dan membantu menjaga berat badan ideal. Aktivitas ini juga meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga pembakaran lemak menjadi lebih efektif.

3. Meningkatkan Kualitas Tidur: Jalan sore dapat membantu merelaksasi tubuh dan pikiran, sehingga kualitas tidur menjadi lebih baik. Aktivitas ini juga membantu mengatur ritme sirkadian tubuh, yaitu siklus tidur-bangun alami.

4. Meredakan Stres: Jalan sore dapat menjadi cara yang efektif untuk meredakan stres dan kecemasan. Suasana yang tenang dan udara segar dapat membantu menenangkan pikiran dan meningkatkan suasana hati.

5. Meningkatkan Kekebalan Tubuh: Aktivitas fisik ringan seperti jalan sore dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan berjalan kaki secara teratur, tubuh menjadi lebih kuat melawan infeksi dan penyakit.

Larangan dan Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Jalan Sore:

  1. Polusi Udara: Hindari jalan sore di area dengan polusi udara tinggi, terutama saat jam-jam sibuk. Polusi udara dapat membahayakan kesehatan pernapasan dan jantung.
  2. Cuaca Ekstrem: Hindari jalan sore saat cuaca terlalu panas atau terlalu dingin. Cuaca ekstrem dapat menyebabkan dehidrasi, heat stroke, atau hipotermia.
  3. Kondisi Kesehatan: Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti penyakit jantung atau masalah pernapasan, konsultasikan dengan dokter sebelum memulai program jalan sore.
  4. Keamanan: Pilih rute yang aman dan terang, terutama saat hari sudah mulai gelap. Hindari berjalan sendirian di tempat yang sepi atau rawan kejahatan.
  5. Pakaian dan Alas Kaki: Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat, serta alas kaki yang mendukung pergerakan. Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat atau alas kaki yang tidak nyaman.
Baca Juga :  Dari Juara Bumi ke Darurat Kemanusiaan: Sumatera, Lingkungan, dan Hilangnya Keteladanan

Tips Jalan Sore yang Aman dan Menyenangkan:

  • Pemanasan: Lakukan pemanasan ringan sebelum memulai jalan sore untuk menghindari cedera otot.
  • Hidrasi: Bawa air minum dan minum secara teratur untuk mencegah dehidrasi.
  • Perhatikan Postur Tubuh: Jaga postur tubuh tetap tegak dan pandangan lurus ke depan.
  • Atur Kecepatan: Mulailah dengan kecepatan yang nyaman dan tingkatkan secara bertahap.
  • Dengarkan Tubuh: Jika merasa lelah atau sakit, segera berhenti dan istirahat.
  • Ajak Teman: Jalan sore bersama teman atau keluarga dapat membuat aktivitas ini lebih menyenangkan dan aman.

Dengan memperhatikan manfaat dan larangan jalan sore, Anda dapat menikmati aktivitas ini dengan aman dan mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal. (KR/cc)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perahu Kecil, Harimau Besar, dan Keberanian Seorang Dokter di Tengah Sungai
Keluarga Sehat Bukan Hanya Soal Makanan: Studi Buktikan Aktivitas Outdoor 2 Jam Seminggu Kunci Hubungan Harmonis”
Potensi Herbal dalam Pendekatan Komplementer Pengobatan Tumor Payudara
Ketika Alam Ikut Bergoyang Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI
Dari Juara Bumi ke Darurat Kemanusiaan: Sumatera, Lingkungan, dan Hilangnya Keteladanan
Ketika Lapar Menjadi Terapi: Rahasia Perbaikan Tubuh dari Dalam Sel
Hari HAM Sedunia: 400 Warga Menggantung Tanpa Kepastian Hukum
Ketika Alam Membalas: Bencana Sumatera dan Luka yang Tidak Lagi Bisa Ditutup
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 19:26 WIB

Perahu Kecil, Harimau Besar, dan Keberanian Seorang Dokter di Tengah Sungai

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:32 WIB

Keluarga Sehat Bukan Hanya Soal Makanan: Studi Buktikan Aktivitas Outdoor 2 Jam Seminggu Kunci Hubungan Harmonis”

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:07 WIB

Potensi Herbal dalam Pendekatan Komplementer Pengobatan Tumor Payudara

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:37 WIB

Ketika Alam Ikut Bergoyang Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:27 WIB

Dari Juara Bumi ke Darurat Kemanusiaan: Sumatera, Lingkungan, dan Hilangnya Keteladanan

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB