Respon Pemko P. sidimpuan Lamban, Dua Bulan Pascabencana, Warga Hidup Tanpa Bantuan, Pemuda Setempat Turun Tangan

KompasReal.id

- Editor

Kamis, 15 Mei 2025 - 07:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:  Rumah warga yang rusak akibat longsor di Gang Air Bersih, Padangsidimpuan,  menunjukkan lambannya respon pemerintah.

i

Keterangan Foto: Rumah warga yang rusak akibat longsor di Gang Air Bersih, Padangsidimpuan, menunjukkan lambannya respon pemerintah.

Padangsidimpuan, KompasReal.com – Dua bulan pascabencana longsor dan banjir yang melanda Gang Air Bersih, Kelurahan Sitamiang Baru, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, warga korban bencana masih berjuang hidup tanpa bantuan berarti dari Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan. Rumah-rumah yang hancur rata dengan tanah, hingga kini belum mendapatkan penanganan serius dari pemerintah setempat.

Ngatinem (61), salah satu korban yang rumahnya hancur total, mengungkapkan kekecewaannya.

“Sudah sering petugas datang, hanya mengambil foto, katanya mau dibangun, tapi sampai sekarang tidak ada kabar,” ujarnya.

Ia dan keluarganya kini menumpang di rumah saudara, bahkan terpaksa tidur di teras masjid. Kondisi serupa dialami enam kepala keluarga lainnya.

Pemerintah beralasan masih melakukan pendataan, namun bagi warga, alasan tersebut tidak cukup memadai. Ketiadaan bantuan membuat warga terpaksa membangun kembali rumah mereka secara swadaya dengan bahan seadanya.

“Kalau kami terus menunggu pemerintah, kami bisa tidur di luar terus,” keluh Ngatinem.

Ironisnya, bantuan justru datang dari masyarakat sekitar dan pemuda setempat, Sabar M Sitompul, yang memberikan bantuan material bangunan.

“Kami melihat warga sudah terlalu lama menunggu janji yang tak kunjung ditepati, maka kami berinisiatif membantu,” ungkap Sabar.

Tindakan swadaya ini menunjukkan kegagalan Pemko Padangsidimpuan dalam memberikan respon cepat dan tepat terhadap bencana. Lambannya penanganan pascabencana ini mempertanyakan efektivitas program penanggulangan bencana yang selama ini dijalankan.

Proses pendataan yang berlarut-larut menunjukkan kurangnya efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan dana bantuan. Ketidak eksisan kehadiran pemerintah dalam memberikan bantuan mendesak bagi korban bencana diduga menunjukkan lemahnya komitmen dalam melindungi warga.

Warga berharap Pemko Padangsidimpuan segera mengambil tindakan nyata dan memenuhi janji pembangunan rumah yang telah disampaikan sejak Maret lalu.

Baca Juga :  Relawan M. Bobby Afif Nasution di Kota Padang Sidempuan Siap Menangkan Pilgubsu 2024

“Kami butuh kepastian, anak-anak butuh tempat tinggal yang layak,” tegas Ngatinem.

Pemerintah seharusnya belajar dari kepedulian masyarakat, yang lebih cepat dan sigap dalam memberikan bantuan kepada korban bencana

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan
Ahmad Solih Nasution Resmi Pimpin Bidang Usaha Korwasis Madina
Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani
DLH Madina Gandeng Korwasis Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Desa
Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue
Polres Tapsel Ungkap Peredaran Sabu di Sipirok, Sita Barang Bukti 10 Gram dari Rumah Pelaku
Viral Isu ‘Beking’ Perambahan Hutan, Polres Tapsel: Itu Tidak Benar
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Bekuk Pengedar Sabu, Amankan Barang Bukti 1,13 Gram
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan

Selasa, 8 September 2026 - 01:17 WIB

Ahmad Solih Nasution Resmi Pimpin Bidang Usaha Korwasis Madina

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani

Senin, 7 September 2026 - 21:25 WIB

DLH Madina Gandeng Korwasis Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Desa

Senin, 7 September 2026 - 17:36 WIB

Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue

Berita Terbaru