Selama Ini Dikira Gratis, Dirut BPJS Tegaskan Layanan Kesehatan Tetap Berbiaya

Redaksi

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Pemahaman masyarakat mengenai layanan kesehatan kembali menjadi sorotan setelah Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa pelayanan medis bukanlah sesuatu yang gratis. Menurutnya, biaya layanan kesehatan sangat besar dan dibayarkan melalui mekanisme Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pernyataan tersebut disampaikan Ghufron dalam rapat bersama DPR RI untuk meluruskan anggapan publik bahwa berobat menggunakan BPJS Kesehatan tidak memerlukan biaya sama sekali. Ia menekankan, masyarakat memang tidak mengeluarkan uang secara langsung saat menerima layanan, namun pembiayaan tetap berjalan melalui iuran peserta dan kontribusi pemerintah.

“Banyak yang mengira kesehatan itu murah atau gratis. Padahal sebenarnya mahal, hanya saja ada yang membayarkan,” ujar Ghufron. Ia menjelaskan, peserta mandiri membayar iuran rutin setiap bulan, sementara peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) ditanggung penuh oleh pemerintah.
Ghufron juga menegaskan bahwa BPJS Kesehatan bukanlah lembaga pencari keuntungan. Sebagai badan hukum publik,

seluruh dana yang dikelola digunakan kembali untuk membiayai pelayanan kesehatan peserta sesuai ketentuan perundang-undangan, dengan prinsip gotong royong sebagai fondasi utama.
Menurutnya, peningkatan literasi pembiayaan kesehatan menjadi hal penting agar masyarakat lebih memahami nilai layanan medis dan menggunakan fasilitas kesehatan secara bijak. Kesadaran ini dinilai krusial untuk menjaga keberlanjutan

Program JKN sebagai tulang punggung perlindungan kesehatan nasional.

Baca Juga :  Belanja Iuran Jaminan Kesehatan Pemkab Pasaman Barat Dipertanyakan

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Sumber Berita: Ig,berita,terkini

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramadan Berbagi: IPK Eks Barteng dan Polsek Barumun Tengah Sebarkan 300 Paket Takjil ke Pengguna Jalan
Kadis Perhubungan Padangsidimpuan Jadi Tersangka Korupsi Parkir, Diduga Serap Rp432,4 Juta Dana Retribusi
Apresiasi untuk Penertiban PETI Madina, GAPERTA Dorong Tindaklanjuti ke Angkola Selatan
Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, tetap mempertahankan Surat Edaran
Wali Kota Medan Terbitkan Surat Edaran Penataan Penjualan Daging Non-Halal, Bukan Larangan Total
Aksi Protes Warga Tak Digubris, Truk Bermuatan Pasir Terperosok di Jalan Negeri Lama
Salat Tarawih Pertama, Bupati Madina Mengajak Masyarakat Tingkatkan Ibadah Selama Ramadhan
Penguatan Desa: Fondasi Kokoh Menuju Sumatera Utara yang Maju dan Berkelanjutan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 19:09 WIB

Ramadan Berbagi: IPK Eks Barteng dan Polsek Barumun Tengah Sebarkan 300 Paket Takjil ke Pengguna Jalan

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:26 WIB

Kadis Perhubungan Padangsidimpuan Jadi Tersangka Korupsi Parkir, Diduga Serap Rp432,4 Juta Dana Retribusi

Kamis, 5 Maret 2026 - 06:28 WIB

Apresiasi untuk Penertiban PETI Madina, GAPERTA Dorong Tindaklanjuti ke Angkola Selatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:48 WIB

Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, tetap mempertahankan Surat Edaran

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:43 WIB

Wali Kota Medan Terbitkan Surat Edaran Penataan Penjualan Daging Non-Halal, Bukan Larangan Total

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB