KompasReal.id, Mandailing Natal – Suasana gelap gulita menyelimuti pusat Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), dalam beberapa bulan terakhir ini. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan serta mengganggu aktivitas masyarakat pada malam hari.
Sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalan utama Kota Nopan dilaporkan tidak berfungsi. Berdasarkan pantauan warga, titik-titik yang biasanya terang kini tampak redup bahkan mati total, sehingga kawasan pusat kota terlihat suram.
“Sudah hampir setahun ampu jalan mati. Kalau malam lewat sini jadi was-was, apalagi bagi pengendara sepeda motor,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, kondisi gelap tersebut juga dikhawatirkan membuka peluang terjadinya tindak kriminalitas.
Menanggapi keluhan itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mandailing Natal, Adi Wardana, membenarkan adanya gangguan pada sejumlah titik PJU di wilayah Kota Nopan. Ia menyebut pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat dan segera menindaklanjutinya.
“Pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Kota Nopan direncanakan dengan anggaran sekitar Rp83.000.000. Saat ini kegiatan tersebut telah diajukan melalui SiRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan),” ujarnya sabtu lalu.
Ia menambahkan, proses selanjutnya sedang berlangsung di LPSE dan kini memasuki tahap penjadwalan. Pejabat Pengadaan untuk kegiatan tersebut juga telah ditetapkan melalui surat resmi.
“Kami menargetkan perbaikan dapat segera diselesaikan agar aktivitas masyarakat kembali berjalan normal dan aman,” katanya.
Dengan adanya respons dari Dinas Perhubungan, warga berharap permasalahan penerangan di pusat Kota Nopan dapat segera teratasi sehingga suasana malam kembali terang, aman, dan nyaman. KR11.
Penulis : Kr11
Editor : EMAS
Sumber Berita: KompasReal.id













