11 Titik Jalan Provinsi Amblas ke Jurang di Kecamatan Ulu Pungkut, Gangguan Serius Bagi Pengendara

Redaksi

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 00:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Mandailing Natal- Sebanyak 11 titik jalan provinsi di Kecamatan Ulu Pungkut dilaporkan amblas dan longsor ke jurang dalam sepekan terakhir. Kerusakan parah ini terjadi di ruas jalan penghubung utama menuju ibu kota Kabupaten Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

 

Beberapa titik terparah dilaporkan berada di jalur yang berbatasan langsung dengan tebing curam tanpa pembatas pengaman. Minimnya rambu peringatan serta kondisi jalan yang licin akibat hujan semakin meningkatkan potensi bahaya bagi pengguna jalan.

 

Kepala Desa Muara Saladi Saparuddin menyatakan kondisi jalan yang berada di jalur perbukitan itu mengalami retakan panjang sebelum akhirnya sebagian badan jalan runtuh ke jurang sedalam puluhan meter. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi pemicu utama terjadinya longsor.

 

“Sudah ada 11 titik yang amblas, mulai dari Desa Hutarimbaru sampai ke desa Simpang banyak julu. Ada yang separuh badan jalan hilang, ada juga yang menyisakan sedikit bahu jalan. Kendaraan roda empat harus antre dan ekstra hati-hati saat melintas,” ujar Saparuddin, Sabtu (1/3).

Ia juga menyampaikan bahwa laporan terkait kerusakan jalan tersebut telah diajukan kepada Dinas Pekerjaan Umum Madina.

“Kita sudah ajukan permohonan perbaikan jalan ke dinas provinsi. Kita tunggu saja, semoga cepat terealisasi,” ucapnya menirukan pernyataan pihak dinas.

 

Kerusakan ini menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Pengendara sepeda motor dan mobil pribadi dan bus penumang terpaksa memperlambat laju kendaraan. Warga berharap perbaikan permanen dapat segera direalisasikan mengingat ruas jalan tersebut merupakan akses vital bagi distribusi logistik, hasil pertanian, serta mobilitas masyarakat antar kecamatan di wilayah Sumatera Utara.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Namun, masyarakat diminta tetap waspada mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih berlanjut di kawasan tersebut. KR11.

Penulis : Kr11

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Atika Azmi Tinjau Langsung Kebakaran Lumban Pinasa, Pastikan Bantuan Pemkab Madina Tersalurkan Cepat
Saipullah Lantik Pengurus IKANAS Sumut Periode 2025-2030, Gubsu Sampaikan Pesan Penting
Hardiknas 2026 di Sinunukan Jadi Momentum Evaluasi Mutu Pendidikan Menuju Indonesia Emas
SIJAGO MERAH LALAP TIGA RUMAH DI LUMBAN PINASA
Lagu Viral Guncang Dunia, Musik Lokal Tembus Panggung Internasional
Hardiknas 2026: Wakil Bupati Madina Tegaskan Urgensi Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru
Peringati Hari Buruh 2026, Polres Madina dan Serikat Pekerja Satukan Langkah Untuk Buruh
10 Hari Sungai Rantopuran Tak Pernah Jernih, Warga Curiga Pembalakan Liar dan Nilai Pemerintah Minim Respons
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:40 WIB

Wabup Atika Azmi Tinjau Langsung Kebakaran Lumban Pinasa, Pastikan Bantuan Pemkab Madina Tersalurkan Cepat

Senin, 4 Mei 2026 - 09:36 WIB

Saipullah Lantik Pengurus IKANAS Sumut Periode 2025-2030, Gubsu Sampaikan Pesan Penting

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:13 WIB

Hardiknas 2026 di Sinunukan Jadi Momentum Evaluasi Mutu Pendidikan Menuju Indonesia Emas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:56 WIB

SIJAGO MERAH LALAP TIGA RUMAH DI LUMBAN PINASA

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:10 WIB

Lagu Viral Guncang Dunia, Musik Lokal Tembus Panggung Internasional

Berita Terbaru