“Toke Rok” Sudah Tertangkap, Warga dan Aktivis Desak Polisi Tangkap “Bunda”

Paruhum Nasution

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rahmad Taufiq

i

Rahmad Taufiq

KompasReal.id, Padangsidimpuan – Keberhasilan Polres Padangsidimpuan mengamankan sejumlah bandar narkoba belakangan ini menuai apresiasi tinggi dari berbagai lapisan masyarakat.

Namun, dukungan tersebut disertai tuntutan keras agar pemberantasan tidak berhenti setengah jalan, melainkan sampai ke akar-akarnya.

Masyarakat, tokoh adat, hingga elemen lainnya menekankan pentingnya penegakan hukum yang tegas dan tidak pandang bulu.

Penangkapan figur yang dikenal dengan sebutan ‘Toke Rok’ dinilai sebagai langkah nyata yang sangat positif dalam melindungi warga dari bahaya narkotika.

Namun, harapan publik kini beralih ke nama besar lain yang juga santer disebut-sebut sebagai penguasa pasar gelap narkoba di kota ini, yaitu sosok yang dikenal dengan sebutan ‘Bunda’.

Hal ini disampaikan langsung oleh Aktivis, Rahmad Taufiq, kepada wartawan pada Kamis (7/5/2026), usai melihat antusiasme masyarakat yang memasang papan bunga sebagai bentuk dukungan kepada kepolisian.

Menurutnya, keberhasilan menangkap ‘Toke Rok’ harus diikuti dengan penindakan terhadap bandar-bandar besar lainnya yang namanya sudah sangat dikenal masyarakat namun masih bebas bergerak.

“Toke Rok sudah ditangkap, Bunda kapan?” tanya Rahmad Taufiq dengan tegas.

Ia menilai, selama ini peredaran narkoba di Padangsidimpuan terkesan sangat merajalela. Ironisnya, yang sering tersentuh hukum hanyalah level pengguna atau pengedar kecil, sementara para bandar kelas kakap justru jarang tersentuh.

Rahmad menambahkan, masyarakat berharap agar siapapun yang terbukti menjadi bandar, termasuk sosok ‘Bunda’ tersebut, dapat segera ditangkap dan dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya.

“Kami ingin hukuman yang maksimal agar benar-benar memberikan efek jera. Jangan sampai hanya pengedar kecil yang diamankan, sementara yang memegang kendali utama justru lepas,” tegasnya.

Melalui desakan ini, masyarakat berharap Polres Padangsidimpuan terus bekerja maksimal menciptakan Kota Padangsidimpuan yang benar-benar bersih dari peredaran gelap narkoba. (KR02)

Editor : Paruhum

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Padangsidimpuan Gelar Jumat Curhat, Keluhan Pungli Pasar Sagumpal Bonang Jadi Sorotan
Bhabinkamtibmas Polsek Batunadua Hadiri Rembuk Stunting di Desa Pudun Jae
Bang Ucok, Tokoh Kharismatik Kota Salak yang Tak Pernah Lelah Peduli
Polres Padangsidimpuan Gandeng BBKSDA dan Masyarakat Jaga Kelestarian Orangutan dan Satwa Liar
Bobol Toko Pakaian di Simpang IKIP, Residivis Curanmor Dibekuk Tim Resmob Polres Padangsidimpuan
Mandat Ketua MPC,Ucok Rizal Dukung Ricky A Gova Siregar menuju Musda KNPI Padangsidimpuan 2026-2029
Tradisi 22 Tahun Tak Terputus, Rahmat Nasution Bagikan Tali Asih Untuk 356 Calhaj Padangsidimpuan
Minta Empati Bu Taty: Istri Polisi Desak Pemecatan SHL, Nasib Ekonomi Hancur Bertahun-tahun
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:13 WIB

Kapolres Padangsidimpuan Gelar Jumat Curhat, Keluhan Pungli Pasar Sagumpal Bonang Jadi Sorotan

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:29 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Batunadua Hadiri Rembuk Stunting di Desa Pudun Jae

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:12 WIB

Bang Ucok, Tokoh Kharismatik Kota Salak yang Tak Pernah Lelah Peduli

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:15 WIB

“Toke Rok” Sudah Tertangkap, Warga dan Aktivis Desak Polisi Tangkap “Bunda”

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:47 WIB

Polres Padangsidimpuan Gandeng BBKSDA dan Masyarakat Jaga Kelestarian Orangutan dan Satwa Liar

Berita Terbaru